Harianpilar.com, Bandarlampung – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Provinsi Lampung, BUMD Kabupaten Pesawaran dan PT.Golden Sari akan berkolaborasi memproduksi natrium carbonat dan pengawet alami dari air laut.
Kepala Penelitian Benda Cair LIPI Provinsi Lampung, Dr. Sudibyo, mengatakan, di tahun 2020 bersama rekan-rekannya telah melakukan riset dan inovasi dalam proses pengolahan limbah berupa larutan ammoniak atau NH4OH di PT.Golden Sari yang di mix dengan ekstrasi air laut dan karbon dioksida. “Kerjasama ini untuk membangun pilot plan produksi natrium carbonat dan air laut sebagai pengawet alami minuman dan makanan kemasan sari buah dan herbal berbahan baku aneka holtikltura jenis buah, sayuran, rempah atau biofarmaka dan bunga,” terangnya.
Direktur Utama Perusahaan Perseroan Daerah (PERSERODA) PT.Aneka Usaha Laba Jaya Utama – BUMD Kabupaten Pesawaran, Ahmad Muslimin.SE, mengatakan, pihaknya mengadakan kerjasama untuk membangun pilot plan produksi natrium carbonat dan air laut sebagai pengawet alami minuman dan makanan kemasan,”Terutama dari bahan baku coklat, kapulaga, lemon, kopi, jahe merah, sorgum, pisang, bekatul(kulit Ari beras) dan garam yang ada di Kabupaten Pesawaran. Untuk menjawab aneka tantangan di massa dan setelah pandemik COVID-19,” terangnya dalam siaran pers yang diterima wartawan, Selasa (12/01/2021).
Proposal projek di buat oleh LIPI Provinsi Lampung di usulkan ke kementerian riset dan teknologi dan Kepala Badan Riset dan inovasi nasional (KEMENRISTEK BRIN) RI. Agar penelitian pembuatan minuman dan makanan sari buah dan herbal dengan pengawet alami natrium benzoat dari natrium carbonat bisa terlaksana dalam skala lab sampai dengan dapat di produksi massal.
“Dengan harapan adanya produksi tersebut mampu untuk menyehatkan nusa bangsa indonesia baik secara kesehatan fisik, kesehatan ekonomi dan kesehatan sosial yang prima,” harapnya.
Pihaknya telah membuat business plan Eco-Waterfront Alam Lingkungan dan Industri (E-WALI) City untuk penetrasi dan pengembangan pilot plan produksi natrium carbonat dan pengawet alami dari air laut bersama LIPI provinsi Lampung dan PT.Golden Sari. “Kemudian Bapak Bupati Pesawaran H.Dendi Ramadhona Kaligis,ST.,M.Tr.I.P ketika mendapatkan laporan kegiatan BUMD Pesawaran bersama LIPI provinsi Lampung dan PT.Golden Sari, merespon dengan baik dan beliau perintahkan kami berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pesawaran untuk menyiapkan lahan seluas 1 Ha di Desa Durian Kecamatan Padangcermin yang telah ada fasilitas dermaga dan lainnya untuk mendudukkan pabrikasi,” pungkasnya.(Maryadi)









