Harianpilar.com, Lampung Utara – Mahasiswa Lampung Utara mengancam akan kembali unjuk rasa besar-besaran lantaran enam fraksi di DPRD Lampung Utara tidak hadir dalam rapat bersama di gedung DPRD, Selasa (13/10/2020).
Padahal, rapat ini telah dijadwalkan tak lama sehari sebelumnya.
Rapat ini menjadi salah satu tuntutan para mahasiswa saat berunjuk rasa pada Senin (12/10/2020). Mereka ingin mengetahui sikap dari fraksi – fraksi di luar Fraksi Demokrat dan Fraksi PKS terkait Undang – Undang Omnibus Lawyang penuh kontroversi.
“Kami sangat kecewa dengan ketidakhadiran enam fraksi dalam rapat hari hari ini,” papar Ketua Umum HMI cabang Kotabumi, Lampung Utara, Ade Andre Irawan, Selasa (13/10/2020).
Rapat ini sangat mereka harapkan dapat terlaksana. Dengan demikian, mereka dapat mengetahui alasan dan sikap pribadi dari fraksi – fraksi yang partainya diketahui mendukung pengesahan UU Omnibus Law. Sayangnya hal itu tak dapat terlaksana lantaran mereka sepertinya lebih mementingkan kepentingan partai ketimbang kepentingan rakyat.
“Kalau beliau – beliau yang terhormat itu cinta rakyat dan rakyat benar – benar ada di hati mereka, tentu mereka hadir dalam rapat itu,” sindir dia.
Kritikan sama diutarakan oleh Ketua IMM Lampung Utara, Dedi Ariyanto. Tidak ada gunanya diskusi jika enam fraksi tersebut enggan hadir dalam rapat. Tadinya, mereka berharap akan ada persamaan pandangan terkait polemik UU itu.
“Ngapain diskusi lagi kalau mereka saja enggak mau hadir. Sebagai generasi muda penerus bangsa, kami siap mengorbankan segalanya untuk kepentingan bangsa,” katanya.
Sementara itu, Ketua PMII Lampung Utara, Afat Satria juga menyampaikan kritikan senada. Tidak ada pilihan lain kecuali kembali turun ke jalan menyuarakan penolakan UU kontroversial tersebut.
“Rekan – rekan semua sudah sepakat untuk kembali turun ke jalan,” jelasnya yang diamini oleh aktivis mahasiswa lainnya.
Di lain sisi, Ketua DPRD Lampung Utara, Romli menyebutkan, pemberitahuan mengenai rapat ini telah disampaikan oleh sekretariat DPRD sebelum rapat. Sayangnya, mereka berhalangan hadir dengan alasan beragam.
“Undangan rapat sudah diberitahukan kepada fraksi – fraksi, tapi karena ada sesuatu dan lain hal, mereka enggak bisa hadir dalam rapat tadi,” kata politisi asal Partai Demokrat itu. (Iswan).









