oleh

Warga Minta Pemkab Waykanan Tindak Penambang Emas llegal

Harianpilar.com, Waykanan – Masyarakat Kabupaten Waykanan yang tinggal di sepanjang sungai Wayumpu mendesak Pemerintah Waykanan dan penega hukum agar menindak tegas palaku tambang emas yang tak berizin yang beroperasi di sungai Wayumpu di beberapa Kampung di Kecamatan Blambangan Umpu dan Kecamatan Umpu Semengu Kabupaten Waykanan.

Sukiman (50) warga kelurahan Blambangan Umpu meminta agar Pemerintah Waykanan tidak tinggal dimelihat kerusakan ekosistem yang terjadi di sungai Way Umpu yang disinyalir akibat ulah dari adanya tambang emas dengan menggunakan mesin ukuran besar dihulu sungai Way Umpu.

Dikatakan Sikiman sudah beberapa tahun belakangan ini sungai Wayumpu airnya sudah keruh. “Bagaikan lumpur sawah, namun mirisnya seluruh aparat pemerintahan seolah tak perduli terhadap kerusakan lingkungan tersebut,” katanya.

Keluhan salah satu warga Kecamatan Blambangan Umpu, melalui akun Facebook nya mengadukan kondisi sungai Wayumpu dan Way besay, akun itu atas nama Alfian Jaya.”Pak wartawan yang terhormat, tolong beritakan dulu tentang sungai way umpu yang keruh dan beracun disebabkan tambang emas ilegal, tolong juga beritakan jalan ibu kota Way Kanan yang hancur disebabkan oleh mobil angkutan kayu,” kata Alifian dikutip dari statusnya di Facebook.

Dari status itu, diketahui selain mengeluh soal keberadaan tambang ilegal, Alfian juga  mengeluhkan kondisi jalan Kabupaten Way Kanan tepatnya di titik lokasi KM 2 sampai KM 10 yang kondisinya hancur dan berlubang akibat mobil pengangkut kayu.

Kekeruhan dan kerusakan ekosistem saat ini terjadi di sungai Way Umpu disebabkan oleh penambang emas illegal dibenarkan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Waykanan, Dwi Handoyo.

Dia menjelaskan sebagai langkah untuk membersihkan tambang mas liar di sungai Way Umpu pihaknya sudah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum (APH) untuk melakukan pendudukan di lapangan. Untuk bersihkan tambang emas liar dalam waktu dekat ini, dia mengaku akan berkoordinasi dengan aparat Kepolisian Polres Waykanan.

Dwi berharapan agar TNI/Polri dan DPRD dapat besama sama bersenergi untuk kebalikan lagi keindahan sungai Wayumpu seperti 7 tahun yang lalu.  (Eeng)