oleh

Ketua PKK Waykanan Minta Rencana Sekolah Tatap Muka Dikaji Ulang

Harianpilar.com, Waykanan – Di masa pandemik Covid -19, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Waykanan Hj. Desi Apriyanti Adipati meminta Pemerintah Kabupaten Waykanan melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Waykanan mengkaji ulang tahapan proses belajar mengajar (KBM) secara tatap muka yang diwacanakan akan dilakukan pada tahun ajaran baru 2020-2021 pada tanggal Jumat  (17/07/2020) mendatang.

Desi kuatir Anak Usia Dini di tingkat PAUD tidak peka untuk mengikuti protokol kesehatan seperti orang dewasa pada umumnya.

“Karena seperti kita ketahui bersama dunia Paud Dunia bermain untuk anak-anak di usia 5 tahun dan pastinya mereka akan sulit tentang bahaya Covid -19 dan jelasnya tidak akan mungkin dapat terapkan prokeler kesehatan. Oleh sebab itu, diminta untuk Pemkab Waykanan mengkaji ulang tentang wacana masuk sekolah husus untuk anak didik PAUD,” tegasnya pada sejumlah wartawan, Rabu (29/06/2020).

Sementara warga setepat yang tidak mau disebutkan namanya mememinta sekolah untuk menerapkan protokol kesehatan penanganan Covid-19, serta menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan keluarga besar sekolah.

“Sebelum kegiatan belajar mengajar (KBM) dimulai, ruang-ruang kelas wajib disterilkan, serta menyiapkan alat kesehatan penanganan Covid-19,” ungkapnya, Rabu (01/07/2020).

Selain itu, ia juga meminta sekolah mengecek suhu tubuh siswa dengan termometer, mencuci tangan pakai sabun pada air mengalir, dan meminta memakai masker atau pelindung wajah.

“Hal-hal itu yang penting disampaikan sekolah kepada orang tua ataupun siswanya, sebelum pembelajaran tatap muka dimulai. Itu untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19,” ujarnya. (eeng)