oleh

Bangunan Rabat Beton Tingkatkan Perekonomian Warga Purwodadi Simpang

Harianpilar.com, Lampung Selatan – Anggaran dana yang bersumber dari APBN maupun APBD Tahun 2020 yang ada di Desa Purwodadi Simpang, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) masih difokuskan untuk membangun jalan. Hal itu bertujuan untuk memperlancar aktifitas masyarakat petani.

Kepala Desa Purwodadi Simpang, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) Lamidi, Selasa (14/04/2020) mengatakan Dana Desa tahun 2020 digunakan untuk membangun jalan yang tersebar di beberapa dusun.

“Dana Desa tahun masih terfokus untuk pembangunan jalan,” katanya.

Dia menjelaskan diantaranya untuk membangun rabat beton dengan ukuran 2 meter x 95 meter di Dusun 2 B, rabat beton 2,500 x 119 meter di Dusun 3 B, talud penahan jalan  (TPJ) sepanjang 1.000 meter di Dusun 3 B.

Dia mengatakan dengan dibangunnya jalan rabat beton dapat meningkatkan perekonomian warga di desanya. ‘’Aktivitas menjadi lancar, sehingga ini jelas-jelas akan membawa kesejahteraan warga. contoh kecil saja, sebelum jalan dibangun, karena memang kondisinya benar-benar jelek, sehingga menyulitkan warga saat membawa hasil panen padi dari sawah atau hasil panen dari kebun. Kini, warga tidak perlu mengeluarkan ongkos untuk angkut hasil panen ke rumah. Karena jalan sudah bagus setelah dibangun,” kata dia.

Tujuan pembangunan infrastruktur tersebut, untuk memperlancar akses jalan warga demi meningkatkan roda perekonomian. ”Dengan adanya akses infrastruktur jalan yang mulus, pertumbuhan ekonomi masyarakat juga akan meningkat,” ujarnya juga.

Dikatakannya lagi, apabila kondisi jalan bagus, maka komoditas hasil pertanian dan perkebunan mudah untuk dipasarkan. Selain itu, dengan jalan yang mulus juga akan dapat menekan biaya operasional. Dengan demikian, pembangunan yang memprioritaskan infrastruktur jalan dan jembatan membuat barang-barang mudah dipasok ke sentra-sentra perdagangan.

“Saat ini masyarakat sudah mulai dapat merasakan dampak pembangunan yang ada di desa. Dana pembangunan jalan yang ada di desa ini dapat berjalan dan terserap dengan baik, dan semenjak adanya dana desa dari pemerintah pusat tersebut. Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah, kalau bukan karena pemerintah pusat, maka kemungkinan desa kami yang agak jauh dari pemerintahan kabupaten ini akan harus masih menunggu lama untuk mendapatkan pembangunan jalan yang ada di desa,” katanya.

Dana yang ada pada tahun 2020 ini dilakukan untuk beberapa macam pembangunan, dan pembangunan itu dilakukan dengan dasar prioritas utama yang dibutuhkan masyarakat Desa Purwodadi Simpang. Dari hasil musyawarah yang dilakukan, masyarakat lebih mengutamakan agar jalan-jalan tanah yang menuju kebun agar dibangun menjadi rabat beton.

Masih dikatakan, pembangunan yang menggunakan dana desa tersebut dilakukan sesuai daftar usul rencana kegiatan dan teknis pembangunan. Dia berharap agar pekerjaan yang dilakukan betul betul sesuai denagan teknis yang ada, sehingga pembangunan dapat sesuai yang diharapkan masyarakat atau pemerintah, seperti penyusunan batunya untuk pembuatan jalan onderlagh harus berdiri.

Dia menjelaskan setiap hari Jumat aparat desa bersama warga melakukan bakti sosial. “Bakti social dengan cara membersihkan masjid, mushala, pasar, balai desa dan tempat-tempat fasilitas umum (Fasum) lainnya,” tukas dia.

Selain itu kata Lamidi, pembagian masker gratis kepada masyarakat.

Lalu dengan adanya wabah virus corona (Covid-19) ini, pihaknya melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19).

Dia mengatakan penyemprotan dilakukan oleh seluruh aparatur desa san warga ke seluruh rumah penduduk dan fasilitas umum (fasum).

Hal tersebut guna menyikapi penyebaran virus corona covid 19, aparat desa melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan di Desa Purwodadi Simpang.

Lebih lanjut  dia mengatakan penyemprotan cairan disinfektan sebagai upaya untuk mencegah penyebaran wabah virus corona di desa yang dipimpinnya.

Selain itu, Lamidi juga mengajak masyarakatnya untuk bersama sama memberantas penyebaran virus covid 19 ini agar tidak mewabah.

Dia menegaskan bahwa virus corona telah menjadi permasalahan bersama.

“Kita harus melawan bersama, masyarakat harus disiplin mengikuti anjuran pemerintah jangan sampai kita menyesal setelah jatuh korban,” katanya.

Selain itu, ia juga mengimbau kepada warga yang datang setelah bepergian dari daerah yang sudah terpapar atau dari luar negeri untuk melapor kepada tim di Pemerintahan Desa setempat.

“Kepada warga yang datang setelah bepergian dari daerah terpapar corona dimohon kesadarannya untuk melapor kepada tim kami di desa,” tegas dia.

Dia juga tak bosan bosan selalu menghimbau masyarakatnya untuk tetap tenang dan tidak perlu panik serta tetap disiplin mengikuti himbauan pemerintah dengan cara mengurangi aktivitas di luar rumah dan berkumpul dengan banyak orang. (MAR)