Harianpilar.com, Metro – Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Theresia Sormin mewakili Wakil Gubernur Chusnunia Chalim melakukan evaluasi Kota Layak Anak Anugrah Parahita Eka Praya serta Road Show ke Kota Metro di Gedung SMK N2 Metro, Rabu (05/02/2020). Acara tersebut juga dihadiri Wakil Walikota Metro Djohan.
Menurut Theresia Pemerintah provinsi Lampung saat ini terus melakukan langkah intervensi untuk menekan angka gizi buruk yang menjadi pemicu munculnya kasus Stunting atau terhambatnya pertumbuhan tinggi badan pada anak.
Dikatakannya, Stunting tidak bisa disembuhkan, satu-satunya adalah melalui upaya pencegahan. “Di Lampung pencegahan yang dilakukan hanya mampu mengentaskan sekitar 40 % permasalahan kesehatan yang ada,”ujarnya membacakan sambutan Gubernur di Kota Metro di acara Road Show, kemarin.
Untuk itu, diperlukan dukungan kerjasama dan sinergitas dengan semua pihak termasuk Pemkot Metro, agar kasus stunting dapat diantisipasi sedini mungkin. “Saya mengajak masyarakat Kota Metro, mari kita bersama-sama menggelorakan semangat hidup sehat melalui gerakan masyarakat hidup sehat (Germas),”ucapnya.
Sementara itu disampaikannya, dalam mendukung provinsi Lampung sebagai provinsi layak anak, dilakukan beberapa upaya yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, yakni: seluruh bupati dan walikota untuk bersama-sama menjadikan kabupaten dan kota yang layak anak.
Wakil Walikota Metro Djohan mengatakan Kota Metro di tahun 2017 memproleh penilaian Kota Layak Anak sebesar 150 point, di 2018 naik menjadi 528 point, di 2019 sebanyak 823 point yang akhirnya Kota Metro mendapatkan predikat Kota Layak Anak predikat Pratama.
Oleh karenanya ia berharap melalui kegiatan road show pengembangan Kota Layak Anak, hak anak di Metro dapat terlindungi, sehingga mereka bisa tumbuh kembang dengan baik.
Djohan mengimbau seluruh instansi terkait, masyarakat dan dunia usaha untuk dapat berkoordinasi demi mendukung suksesnya Kota Metro sebagai Kota Layak Anak.
Dan juga berharap para orang tua untuk dapat menumbuhkembangkan potensi dari anak sesuai dengan minat dan bakatnya.
Konteks Road Show tersebut juga diwarnai dengan pemberian penghargaan dan penyerahan bantuan serta sertifikat warisan budaya Piil Pesengiri dan Adok dari Kementrian Pendidikan yang disampaikan ke Provinsi. Dan juga meninjau pameran di Gedung Aula SMK N2 Metro. (Zuli)









