Harianpilar.com, Metro – Warga diminta terus mewaspadai Demam Berdarah (DBD).
Pasalnya, jumlah warga Metro yang terjangkit gigitan nyamuk Aedes Aegifty tersebut terus meningkat tajam.
Hingga kemarin selama kurun Januari ini data yang disebutkan Walikota Metro A.Pairin jumlah warga yang terjangkit DBD positif sudah mencapai 41 kasus, 1 meninggal. Sementara 37 kasus ditemukan masih suspek.
“Kita harus mencari langkah guna mengantisipasi demam berdarah yang kini sudah mencapai 78 kasus, 41 diantaranya dinyatakan positif,”ucap Walikota disela acara panen raya di Sumbersari, Metro Selatan, Senin (27/01/2020).
Walikota meminta dinas kesehatan terus pro aktif dan tanggap dalam mengatasi DBD yang terus meningkat. Ia pun berharap dinas turun kelapangan untuk secara terus menerus melakukan sosialisasi agar jangan sampai terlambat menanganinya.
Kadis Kesehatan drg Erla menuturkan pihaknya terus mengencarkan foging fokus dan sosialisasi. Bahkan ia meminta agar masyarakat kontinyu melaksanakan gerakan gotong royong untuk memberantas sarang nyamuk. Termasuk juga menyiapkan abate gratis yang diperuntukkan masyarakat. “Silahkan ambil Abate di puskesmas maupun posyandu, sudah tersedia,”tuturnya.
Menurutnya, untuk langkah pencegahan dibutuhkan peran serta masyarakat terutama untuk menjaga lingkungan agar selalu bersih dengan menerapkan 4M Plus, yakini: menguras, menutup, memberi bubuk abate ditempat-tempat penampungan air serta mengoles obat anti nyamuk. Selain itu Dinkes juga telah mengambil langkah cepat dan tepat secara kolaburasi serta prefentif, promosi dan kuratif. (Zuli)









