Harianpilar.com, Pesawaran – Untuk menarik simpatik masyarakat menjelang Pilkada Pesawaran 2020, berbagai langkah dan upaya dilakukan oleh sejumlah bakal calon bupati (Balonbup).
Begitupun dilakukan mantan Bupati Pesawaran 2010-2015, Ariesandi Dharma Putra pada pemaparan visi-misi yang dihelat DPD Nasdem Pesawaran, Sabtu (26/10/2019).
Arisandi mengatakan, rencana pemekaran Kabupaten Pesawaran akan dilanjutkan oleh mantan Bupati Aries Sandi Darma Putra. Dikatakannya Pesawaran akan dipecah menjadi dua kabupaten.
Dijepaskan Adin, sapaan akrab putra Abdurrahman Sarbini itu, wacana pemekaran Kabupten Pesawaran ini seyogyanya sudah dirancang sejak dahulu, Namun, terpaksa terhenti, karena jika ia dipercayakan kembali memimpin Pesawaran salah satunya akan melanjutkan program ini.
Untuk itu, apabila amanah kembali diembannya untuk memimpin Pesawaran, maka dirinya ingin menuntaskan program tersebut, yakni memekarkan daerah Pesisir Pesawaran menjadi Kabupaten Teluk Way Ratai.
“Saya sampaikan visi misi saya kepada panelis. Intinya saya ingin melanjutkan tugas saya yang belum sempat terlaksana dulu, termasuk rencana pemekaran Kabupaten Pesawaran,” ucap Aries Sandi, di Sekretariat DPD NasDem Pesawaran, Desa Gedongtataan, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran, Sabtu (26/10/2019).
Aries Sandi menjelaskan keseriusannya untuk melakukan pemekaran didasari atas banyaknya aspirasi yang masuk kepada dirinya, dia menjelaskan sewaktu masih menjabat sebagai Bupati Pesawaran pada periode 2010-2015 sebelumnya dirinya telah merancang rencana pemekaran tersebut secara matang.
Bahkan dirinya telah menyiapkan nama untuk kabupaten baru yang akan dimekarkan tersebut yaitu Kabupaten Teluk Way Ratai, yang meliputi: Kecamatan, Marga Punduh, Punduh Pedada, Pahawang, Way Ratai dan lainnya disepanjang pesisir pantai Kabupaten Pesawaran.
“Banyak yang memberikan masukan kepada saya, masyarakat kasian kalau harus terlalu jauh untuk mengurus keperluannya di Ibukota Kabupaten, kalau kejauhan kan otomatis masyarakat perlu biaya ekstra juga,” urainya.
“Sewaktu saya menjabat kemarin sebenarnya sudah saya rancang terkait pemekaran tersebut, ada beberapa kecamatan baru yang saya rencanakan untuk wilayah Gedongtataan sampai dengan (Desa) Kurungan Nyawa,” imbuhnya.
Dirinya juga berharap partai NasDem dapat memberi dukungan serta dapat menentukan pilihan terkait calon yang akan diusung dalam pilkada nanti secara profesional, tanpa didasari atas kedekatan-kedekatan tertentu.
“Ya pertanyaan dari panelis Alhamdulillah bisa terjawab semua, yang pasti saya berharap NasDem dapat menentukan calonnya tanpa didasari atas kedekatan-kedekatan tertentu, tapi berdasarkan kapasitas dan juga kapabilitas dari calon,” ungkapnya. (Fahmi/Maryadi)









