Harianpilar.com, Tulangbawang Barat – Polsek Gunung Agung melakukan identifikasi dan olah TKP (tempat kejadian perkara) terkait tewasnya seorang laki-laki yang tewas lantaran tersetrum aliran listrik.
Kapolsek Gunung Agung AKP Tri Handoko, SH mewakili Kapolres Tulangbawang AKBP Syaiful Wahyudi, SIK, MH mengatakan, peristiwa tersebut terjadi hari Sabtu (12/10/2019), sekira pukul 16.30 WIB, di Tiyuh/Kampung Toto Mulyo, Kecamatan Gunung Terang.
“Adapun identitas korban yaitu Sutrisno alias Ebeh (37), berprofesi buruh, warga Tiyuh Marga Jaya, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tulangbawang Barat,” ujar AKP Tri, Minggu (13/10/2019).
Kejadian ini bermula saat korban yang menderita tunawicara (bisu) dan tunarungu (tuli) membantu memasang tarub pada acara resepsi pernikahan di rumah kakak iparnya yang bernama Kliwon.
Saat rombongan pekerja yang memasang tarub beristirahat dan sempat mengajak korban untuk beristirahat, tetapi ajakan tersebut tidak digubris oleh korban karena korban mengalami tunawicara dan tunarungu.
Tidak berapa lama kemudian terdengar suara percikan api dan disusul suara orang jatuh diatas terpal tarub, lalu saksi Poiran (39) dan saksi Bibit (40) langsung memanjat keatas tarub dan melihat korban sudah terkapar diatas terpal.
“Kuat dugaan penyebabnya karena sewaktu korban memegang besi tarub, besi tersebut menyentuh kabel listrik yang berada diatas tarub, sehingga korban kesetrum,” ungkap AKP Tri.
Korban selanjutnya diturunkan dari atas tarub dan dibawa ke Puskesmas Toto Mulyo. Namun sayang nyawa korban tidak dapat tertolong dan meninggal dalam perjalan.
Selanjutnya korban dibawa ke rumahnya untuk segera dimakamkan di Tempat pemakanan Umum (TPU).
Atas kejadian ini, pihak keluarga korban sudah menerimanya sebagai sebuah musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi terhadap korban dengan cara membuat surat pernyataan. (Epriwan/Maryadi)









