Harianpilar.com, Lampung Utara – Ada yang menarik paska ditangkapnya Bupati Lampung Utara (Lampura), Agung Ilmu Mangku Negara dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Minggu malam (06/10/2019).
Warga senang bersedih dan prihatin atas kejadian tersebut, sebagian besar masyarakat suka bersenang-senang dan senang atas prakarsa OTT yang melibatkan penguasa di daerah Lampura.
Sebagian besar masyarakat mengapresiasi kinerja KPK dalam membrangus segala bentuk tindak pidana korupsi yang terjadi di Lampura dan mempertanggungjawabkan daerah terkait jajaran pejabat di sini.
Bentuk apresiasi dan rasa syukur dari masyarakat itu dengan menyembelih kambing di halaman Pemkab Lampura.
Ialah Andi Fernanda, mengundang masyarakat yang membawa satu ekor kambing untuk disembelih di halaman Pemkab Lampura itu mengungkapkan, itulah penyembihan kambing yang dilakukan sesuai dengan rasa syukur sekaligus mengparesiasi dukungan KPK yang telah membantu Bupati dan beberapa jajaran peminta bantuan dengan biaya tambahan.
“Disaat Lampura mengganti musibah atas gerakan tangannyanya, Bupati oleh KPK, kami di sini sangat bersyukur dan mengapresiasi kinerja KPK. Karena itu kami membutuhkan rasa syukur kami harus menyembelih satu ekor kambing di simbolis di halaman pemda ini. Ini hanya simbol saja, masih banyak yang disembelih sesuai harapan kejadian ini, “ungkap Sandi Fernanda diamani perwakilan masyaramat lainnya.
Masih menuruf Sandi, jumlah kambing yang akan disembelih sebagai wujud rasa syukur mencapai 7 ekor kambing. Namun yang disembelih di halaman pemkab hanya kambing yang merupakan simbol syukur dan kegembiraan masyarakat.
“Ini hanya simbol rasa syukur dan gembira kami atas runtuhya kedzaliman di bumi Lampung Utara,” katanya.
Pantauan di lapangan nampak aparat Kepolisian dan Polisi Pamong Praja ikut menyaksikan penyembelihan kambing di halaman Pemkab lokal.
Tak lama berselang iring-iringan mobil Fortuner warna putih dan motorik pemkab lokal sambil membawa kambing yang telah disembelih dan dikuliti. (Iswant/Yoan)








