Harianpilar.com, Lampung Timur – Bupati Lampung Timur, Zaiful Bokhari, ST. MM mengatakan, senam merupakan salah satu kegiatan fisik yang bertujuan untuk menjaga kebugaran jasmani dan kesehatan setiap individu. Hal tersebut disampaikan Bupati pada saat melaksanakan senam bersama para lansia di Puskesmas Desa Gantiwarno, Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur, Sabtu (28/09/2019).
Orang nomor satu di Lampung Timur, sangat bersemangat mengikuti kegiatan tersebut.
Hal itu dikarenakan semangat yang ditunjukkan oleh para lansia dapat menarik dirinya untuk melakukan hal yang sama.
“Walaupun usia sudah mulai lanjut namun semangat untuk sehat disini itu sungguh luar biasa sehingga memacu yang masih remaja untuk bisa mengikuti juga ibu-ibu lansia yang masih semangat ini,” kata dia.
Meski demikian, dalam kesempatan tersebut, tak lupa pula Zaiful menyarankan kepada masyarakat Lampung Timur untuk selalu menjaga kesehatan masing-masing, dimulai dari menjalankan pola hidup sehat seperti banyak minum air putih.
“Saya menyarankan banyaklah minum air putih, makan buah buahan, sayuran dan olahraga teratur, insyallah jika itu dilakukan maka kita akan memiliki kesehatan yang panjang,” tandasnya.
Sementara, Kepala Puskesmas Desa Gantiwarno Jauhari Bayu Aji menyampaikan bahwa selain sebagai orang yang di tuakan dan dihormati, para lansia juga merupakan agent perubahan untuk mewujudkan keluarga sehat.
“Kalau kita bicara soal lansia yang terbesit dalam benak kita adalah sesorang yang tidak mampu dan memiliki keluhan tentang kesehatan. Oleh sebab itu, kami Puskesmas Gantiwarno mengadakan senam lansia. Jadi lansia bukan saja orang yang kita tuakan dan kita hormati tapi sebagai agent perubahan baik dilingkungan keluarga maupun sekitar untuk mewujudkan keluarga yang sehat. Semua ini dapat dengan menjalani pola hidup sehat,” jelasnya.
Hadir mendampingi Bupati, Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Timur, Putri Ernawati Zaiful Bokhari, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Puji Riyanto, Camat Pekalongan, Nuryanto, Kepala Puskesmas Desa Gantiwarno, Jauhari Bayu Aji, serta Kepala Desa se-Kacamatan Pekalongan. (CAN).









