oleh

Sejarah pemuda mahasiswa Indonesia adalah sejarah perlawanan. Setiap ada penjajahan, penindasan, kesewenangan. Mahasiswa garda terdepan, mempelopori perlawanan.

Sudah menjadi tugas sejarah pemuda mahasiswa terlibat aktif dalam perubahan. Bukan hanya di Indonesia, tapi seluruh perubahan di belahan dunia ini, ada peran pemuda mahasiswa.

Tak heran Bung Karno begitu mengagungkan pemuda mahasiswa.

“Beri aku 1.000 orang tua, akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia,”

Kalimat menggugah Bung Karno ini. Bercermin dari pemuda mahasiswa yang selalu menjadi pelaku sejarah dalam setiap perubahan.

Bukan hanya karena secara mental dan fisik yang kuat. Tapi juga pemuda mahasiswa selalu melahirkan ide-ide, gagasan-gagasan cermerlang.

Ide kemerdekaan dan pentingnya persatuan. Juga lahir dari para pemuda mahasiswa.

1908, terbentuknya Budi Utomo dan 1928 lahirnya sumpah pemuda. Menjadi tonggak pergerak pemuda mahasiswa Indonesia, dengan kesadaran politik tinggi.

Sadar pentingnya berorganisasi.
Sadar pentingnya persatuan.
Sadar pentingnya kemerdekaan.
Sadar pentingnya memperjuangkannya.

Prakemerdekaan : pemuda mahasiswa mengambil peran mendorong kemerdekaan. Bahkan pemuda mahasiswa yang mendesak agar Soekarno-Hatta mempercepat memproklamasikan kemerdekaan. Tanpa perundingan.

Pasca kemerdekaan : pemuda mahasiswa juga mengambil peran mengawal dan mengontrol kekuasaan. Memperlopori setiap perubahan sosial politik.

Secara overviwe atau ikhtisar, gerakan mahasiswa Indonesia bisa dibagi empat fase besar. Periode pergerakan nasional (1900-1945), periode orde lama (1945-1965), periode orde baru (1965-1998), dan periode reformasi (1998-saat ini). Dan setiap periodenya memiliki zeitgeist atau semangat masing-masing. (Mujamil EW/2015).

Kesadaran-kesadaran pemuda mahasiswa ini terus tumbuh sesuai zamannya. Sesuai keadaan obyektifnya. Sesuai dengan perkembangannya.

Diskusi dan aksi bentuk gerak mahasiswa.

Diskusi :

Adalah cara mahasiswa membangun presepektif. Membangun pemahaman yang benar. Memelihara semangat. Saat tensi gerakan menurun.

Gerakan-gerakan besar mahasiswa, selalu berawal dari pojok-pojok kampus. Kost-kostan. Sekretariat-sekretariat organisasi. Di mana diskusi sering berlangsung.

Karena itu juga, di zaman otoritarian orba kebebasan berorganisasi dan berdiskusi selalu dibatasi. Setiap forum diskusi selalu dicurigai.

Dan aksi,

Adalah implementasi dari ide-gagasan yang lahir dari diskusi.

Aksi bagi mahasiswa memiliki dua fungsi fundamental : membangun kesadaran secara kolektif. Dan bentuk perlawanan/perjuangan.

Aksi adalah lapangan menempa militansi. Menguji teori. Menimba pengalaman.

Aksi adalah saluran membangun kesadaran kolektif bahwa tatatan kehidupan yang idela itu perlu diperjuangkan.

Aksi membangun kesadaran pentingnya kebersamaan. Dalam ide, dalam gerak.

Diskusi dan aksi merupakan dua hal yang harus seimbang. Tak boleh berat sebelah.

Terori tanpa praktik : ‘onani’
Praktik tanpa teori : anarki.

Mahasiswa tidak boleh ‘onani’. Larut berteori, beretorika. Tanpa mengujinya di medan juang.

Juga tak boleh anarkis. Seperti berjalan di kegelapan. Terus bergerak tanpa di landasi teori.

Keseimbangan teori dan praktik. Akan menjadikan gerakan mahasiswa sesuai kondisi obyektif. Sesuai kesadaran. Tak melampaui.

Kebangkitan gerakan pemuda mahasiswa, bersama rakyat belakangan ini. Secara umum telak mengambil bentuk dan tujuan perjuangan yang tepat.

Mengusung isu perjuangan yang merepresentasikan kehendak rakyat secara umum. Menolak UU KPK versi revisi, RUUKUHP, RUU Pertanahan, dan lainnya. Serta mendorong kebijakan pemerintah yang prorakyat. Adalah tuntutan demokratis. Sesuai kesadaran kolektif.

Dan menolak isu-isu mentah, seperti penurunan Presiden, penggagalan pelantikan. Bukti gerakan mahasiswa saat ini lepas dari kepentingan kelompok tertentu. Bebas dari pragmatisme. Dan tetap menjunjung demokrasi.

Pemerintah dan aparat harus menghindari represifitas. Ke kedepan pendekatan persuasif.

Seperti disampaikan pada catatan pilar sebelumnya. Pemerintah harus sadar. Kuatnya protes rakyat. Karena ada kekecewaan.

Aksi pelajar mahasiswa ini :

Bukan menolak Jokowi.
Bukan pemberontakan.
Bukan juga kudeta.

Mereka hanya ingin di dengar : aspirasinya. Suaranya…wassallam.