Harianpilar.com, Bandarlampung – Wali Kota Bandarlampung, Herman HN meminta pihak Rumah Sakit Imanuel Bandarlampung agar peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Agar masyarakat puas jadi tidak hanya RS Imanuel saja yang perlu ditingkatkan semua RS perlu,” kata Herman usai ceremony HUT Ke-34 RS Imanuel di Lantai 5 Gedung C Imanuel Bandarlampung, Senin (29/07/2019).
Menurutnya, RS Imanuel ke depannya akan lebih ramai karena jarak tempuh yang terjangkau dari area tol, jadi perlu adanya peningkatan serta perluasan gedung untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Harapannya RS Imanuel tambah lagi bangunannya,” kata Mantan Kadispenda Lampung ini.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur RS Imanuel dr.Daniel Novian Dharma Setia Budi menjelaskan, pembangunan gedung D ini bersambung dengan gedung C sehingga pasien tidak terlalu jauh.
“Keunggulan yang pasti fasilitasnya akan lebih modern dan peralatan-peralatan yang lebih lengkap,” katanya.
Ia menambahkan, gedung yang baru diresmikan ini memiliki lima lantai dan dapat menambah sebanyak 154 bed untuk lantai 3, 4 dan 5.
“Jumlah kamar untuk satu lantai sebanyak 30-an itu ada bed-nya diisi dua ada juga yang diisi satu. Jadi total kalau ditambah semua ada sebanyak 154 bed,” kata Daniel.
Tiga lantai itu, kata dia, akan dipergunakan untuk sebenarnya untuk ruang rawat inap. Sedangkan lantai 2 untuk perawatan intensif dan lantai 1 untuk pengembangan poli klinik dan medical check up.
“Fasilitas ruangan rencananya akan mengfungsikan lantai 1, 4 dan 5 terlebih dulu karena keterbatasan tenaga dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada,” imbuhnya.
Ia mengharapkan dengan penambahan gedung baru tersebut bisa membantu masyarakat Lampung lebih baik lagi.
“Dan kita sudah kelas B dan tidak turun kelas. Artinya bukan hanya masyarakat Bandar Lampung tapi se-Provinsi Lampung bisa terlayani di sini,” pungkasnya.
Acara peresmian ini juga dihadiri Wali Kota Bandar Lampung Herman HN, Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung Edwin Rusli, Asisten II Sekretariat Pemkot Bandar Lampung Pola Pardede, Direktur Utama RSUD Abdul Moeloek, dr. Hery Djoko Subandriyo, Ketua Pengurus Yayasan Rumah Sakit Baktis Indonesia Pendeta J. Victor Rembeth M Div, dan seluruh tamu yang hadir. (Harry)









