Harianpilar.com, Metro – Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Metro menciduk enam pasang muda-mudi yang diduga sedang mesum di sejumlah kamar kost di Bumi Sai Wawai saat Ramadhan, Sabtu (11/05/2019).
Ironisnya, dua pasangan yang turut terjaring razia ketertiban dan ketentraman pada siang hari di Kota Metro itu masih berstatus mahasiswa. Beberapa diantaranya kepergok petugas saat sedang indehoi.
Kasat Pol PP Kota Metro Imron mengungkapkan, razia gabungan yang melibatkan TNI/Polri tersebut dilakukan berdasarkan surat perintah Walikota Metro.
“Razia gabungan ini menyasar rumah-rumah kost dan penginapan hingga kontrakan. Ini dilakukan menyusul surat perintah Walikota Metro untuk menciptakan ketertiban dan ketenteraman di masyarakat,” ucapnya.
Dalam razia tersebut sedikitnya diamankan 14 orang yang 6 pasang diantarnya merupakan pasangan muda mudi tanpa ada status pernikahan.
“Kita amankan 14 orang, dengan 6 orang laki-laki dan 8 perempuan. Diantaranya 12 orang pasangan kami dapat dari sejumlah kamar kost di wilayah Metro Timur dan Metro Pusat. Sementara 2 orang lagi merupakan wanita yang tidak memiliki identitas apapun, sehingga kita amankan juga di kantor Pol PP,” ungkap Imron.
Imron juga mengungkapkan bahwa sempat terjadi insiden adu mulut antara pemuda yang ditemukan dalam kamar kost bersama wanitanya tersebut dengan petugas saat dirinya hendak dibawa Pol PP.
“Tadi sempat ada perlawanan di Metro Timur karena yang lakinya tidak mau dibawa. Tapi akhirnya tetap kita bawa juga untuk dilakukan pembinaan di kantor.
Kini 6 pasang muda-mudi dan 2 wanita tanpa identitas tersebut diamankan di kantor Sat Pol PP Kota setempat untuk dilakukan pembinaan.
“14 orang itu tidak diizinkan pulang sebelum pihak keluarganya masing-masing datang dan menyaksikan pernyataan mereka untuk tidak mengulangi perbuatannya, terlebih saat bulan puasa seperti ini,” katanya sebagaimana dilansir fajar sumatera.com.
Dari informasi yang dihimpun media, razia serupa akan kembali digelar, namun untuk waktu pelaksanaannya tidak dapat diinformasikan. (Maryadi)









