oleh

Bawaslu Gelar Rakor Pemantapan Pengawasan Logistik

Harianpilar.com, Bandarlampung – Bawaslu Provinsi Lampung menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pemantapan implementasi fungsi pengawasan distribusi perlengkapan dan kelengkapan pemungutan suara Pemilu 2019, Senin (08/04/2019).

Acara ini berlangsung di Hotel Bukit Randu Bandarlampung dan diikuti komisioner Bawaslu Provinsi Lampung serta 15 Bawaslu Kabupaten dan Kota se-Provinsi Lampung.

Anggota Bawaslu Provinsi Lampung Kordiv Pengawasan Pemilu, Iskardo P. Panggar menyampaikan, ada beberapa point yang harus menjadi fokus Bawaslu dalam pengawasan pemilu menjelang hari pencoblosan.

Menurutnya, salah satu hal yang paling krusial untuk dilakukan pengawasan adalah terkait kepastian perlengkapan dan kelengkapan pemungutan suara sampai di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Disebutkannya, perlengkapan dan kelengkapan pemungutan suara itu meliputi bilik suar, surat suara, formulir surat suara, tinta, dan logistik pemilu lainnya.

“Jadi ini cukup penting kita awasi bersama. Karena ini menyangkut penyaluran hak suara rakyat. Jangan sampai ada rakyat yang nggak bisa menyalurkan hak suaranya karena kekurangan surat suara, atau logistik pemilu lainnya,” ujarnya.

Mantan Ketua KPU Waykanan ini berharap, dengan adanya rakor pemantapan pengawasan logistik pemilu ini dapat memastikan bahwa logistik pemilu benar – benar sampai di TPS dan cukup tidak ada kekurangan.

“Kita ingin memastikan bahwa logistik yang disiapkan KPU cukup dan sampai dintempat pencoblosan. Misal surat suara, formulir penghitungan suara, tinta, pemberitahuan memilih dan kelengkapan lainnya,” jelasnya.

Karena, pihaknya masih menemukan beberapa kabupaten yang kekurangan logistik pemilu, seperti kekurangan surat suara.

Disebutkannya, seperti di Kabupaten Tanggamus yang kekurangan 8086 surat suara. Dengan rincian DPD RI Kurang 3188, DPRD Provinsi kurang 1996, DPRD Kab dapil 1 kurang 481, Kab dapil 2 kurang 530, Kab dapil 3 kurang 411, Kab dapil 4 kurang 540, Kab dapil 5 kurang 470, Kab dapil 6 kurang 470.

“Kita berharap KPU segera melengkapinya untuk menjamin bisa lancar pelaksanaan di hari H pencoblosan tanggal 17 April mendatang,” tukasnya. (Ramona)