oleh

KPU Ambil Sikap Kasus Susu di Pesibar

Harianpilar.com, Bandarlampung – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pesisir Barat (Pesibar) langsung mengambil tindakan cepat atas temuan Bawaslu yang menemukan Surat Suara (Susu) hasil lipatan disimpan dalam karung.

Atas temuan tersebut, KPU Pesibar langsung memindahkan Susu hasil lipatan ke dalam kardus.

Ketua KPU Pesibar, Yurisman mengatakan, KPU Pesibar bersama Bawaslu Pesibar dan jajaran kepolisian setiap hari mengawal proses peliputan Susu.

“Penempatan Susu di dalam karung sudah kami lokalisir di tempat yang aman disusun dengan rapi dan tidak ada hal-hal yang perlu menghawatirkan,” ujarnya via WhatsApp, Minggu (23/02/2019).

Pihaknya mengapresiasi atas perhatian dari Bawaslu Provinsi Lampung pada saat kunjungan kunjungan ke KPU Pesbar.

Menurutnya, kunjungan itu dalam bentuk pengawasan terhadap proses pelipatan Susu agar Logistik Pemilu 2019 lebih aman dan steril demi suksesnya pesta demokrasi April mendatang.

“KPU Pesibar langsung mengambil langkah cepat, Susu yang ada didalam karung dipindahkan ke kardus dengan tujuan menjamin keamanannya.  Dan setelah dicross chek bersama Bawaslu dan Kepolisian tidak ditemukan Susu yang rusak,” tukasnya.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu Lampung, Fatikhatul Khoiriyah menyayangkan proses pelipatan Surat Suara (Susu) oleh pihak KPU Pesisir Barat (Pesibar). Pasalnya, Susu yang sudah dilipat itu dimasukkan ke dalam karung.

“Masa dikarungkan?. Inikan berpotensi mengkerut, kusut, bisa rusak ini surat suara,” ungkapnya saat menyambangi kantor KPU Pesibar guna memastikan kelancaran dan kendala apa saja dalam proses pelipatan surat suara Pemilu 2019, Sabtu (23/02/2019).

Dalam kesempatan itu, Khoir – sapaan akrabnya – didampingi oleh Ketua (Irwansyah), serta (Heri Kiswanto) dan (Abd Kodrat) Komisioner Bawaslu Pesibar.

Dalam pantauannya, pihaknya juga menemukan adanya  relawan pelipat Susu yang tidak memeriksa seluruhnya Susu yang akan dilipat.

Atas dasar itu, pihaknya menyampaikan kepada seluruh relawan pelipat Susu untuk memperhatikan Susu yang akan dilipatnya.

“Serta memastikan jika ada surat suara yang bernoda, memiliki gambar yang menimpa apa lagi sobek, meskipun kecil, untuk dipisahkan terlebih dahulu agar tidak ada surat suara rusak sebelum dicoblos nantinya,” ucapnya.

Pada kesempatan itu juga, Khoir menyempatkan diri meninjau Gudang Logistik KPU Pesisir Barat, untuk memastikan kesiapan dan keamanan logistik pemilu di Kabupaten Pesibar yang hanya tinggal 53 hari lagi. (Ramona)