Harianpilar.com, Bandarlampung – Direktur PT. Asmi Hidayat, Abdi Wiranagara menjadi salah satu saksi dalam sidang lanjutan kasus proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lampung Selatan (Lamsel) dengan tedakwa Bupati (nonaktif) Zainudin Hasan di Pengadilaan Tipikor Tanjungkarang.
Dalam sidang yang berlangsung Kamis (17/01/2019) itu juga menghadirkan saksi lainnya yakni Agus Bakti Nugroho, Kadis PUPR Lamsel Anjar Asmara, Kabid Pengairan Dinas PUPR Lamsel Syahroni, Direktur PT Prabu Sungai Andalas Gilang Ramadhan, Direktur PT Krakatau Sukses Pratama Bobi Zurhaidir, Direktur CV Berkah Abadi Rusman Efendi, anggota DPRD Kota Bandarlampung Wahyu Lesmono.
Dari penelusuran Harian Pilar, PT. Asmi Hidayat merupakan perusahaan kontraktor yang banyak mengerjakan proyek-proyek bernilai besar di Lampung. Mulai dari proyek Dinas PU Kota Bandarlampung, Dinas PUPR Lampung Selatan, SNVT Pelaksana Jaringan Sumber Air Mesuji Sekampung hingga proyek Gedung Institute Teknologi Sumatera (Itera).
Di Dinas PU Kota Bandarlampung PT. Asmi Hidayat sejak tahun 2013 hingga 2018 selalu memenangkan tender proyek bernilai besar. Tahun 2013 memenangkan tender proyek Pembangunan Gedung Perizinan (Lanjutan) dengan Harga Perkiaraan Sendiri (HPS) Rp4 Miliar dimenangkan PT. Asmi Hidayat dengan penawaran Rp3.989.950.000 hanya turun Rp10 juta atau 0,2 persen dari HPS. Tahun 2014 mengerjakan proyek pembangunan Gedung Perijinan (lanjutan) (D.6) dengan HPS Rp7,550 Miliar tendernya dimenangkan PT. Asmi Hidayat dengan penawaran Rp7.543.849.000 hanya turun Rp6,1 juta atau 0,08 persen dari HPS.
Tahun 2015 memenangkan tender proyek Pembangunan Gedung Perizinan Satu Atap (Lanjutan) (D.1) dengan HPS Rp18.993.922.000 tendernya dimenangkan PT. Asmi Hidayat dengan penawaran Rp18.981.585.000 hanya turun Rp12,3 juta atau 0,06 persen dari HPS. Di tahun 2016 mengerjakan proyek pembangunan Gedung Pemerintah Kota Bandarlampung (8 Lantai) (D.1) dengan HPS Rp37.220.000.000 tendernya dimenangkan PT. Asmi Hidayat dengan penawaran Rp37.180.014.000 hanya turun Rp39,9 juta atau hanya turun 0,10 dari HPS. Tahun 2017 PT. Asmi Hidayat kembali mengerjakan proyek Pembangunan Gedung Pemerintah Kota Bandar Lampung (lanjutan) (D.2) dengan HPS Rp49.999.300.000 tendernya dimenangkan PT. Asmi Hidayat dengan penawaran Rp 49.792.450.000 hanya turun Rp202 juta atau 0,4 persen dari HPS.
Di tahun 2018 PT. Asmi Hidayat kembali memenangkan beberapa paket proyek bernilai besar di Dinas PU Kota Bandarlampung, salah satunya Pembangunan Gedung PEMDA (Lanjutan) dengan HPS Rp40.269.300.000 dimenangkan PT. Asmi Hidayat dengan penawaran Rp40.194.475.000 hanya turun Rp74 juta atau 0,1 persen dari HPS.
Selain di Dinas PU Kota Bandarlampung, tahun 2018 PT. Asmi Hidayat juga memenangkan tender proyek gedung Itera yakni proyek Pembangunan Gedung Kuliah Umum 4 Lantai dan Gedung Laboratorium Teknik 4 Lantai Institut Teknologi Sumatera dengan HPS Rp88.125.218.000 dimenangkan PT.Asmi Hidayat dengan penawaran Rp83.857.781.000 turun Rp4,2 Miliar atau 4,8 persen dari HPS.
Sementara, di Dinas PUPR Lampung Selatan tahun 2018 PT. Asmi Hidayat memenangkan tender proyek Rehabilitasi Masjid Agung dengan HPS Rp10 Miliar dimenangkan PT. Asmi Hidatar dengan penawaran Rp9.940.000.000 hanya turun Rp60 juta atau 0,6 persen dari HPS.
Tahun 2016 PT. Asmi Hidayat juga memenangkan tender dua paket proyek sekaligus di SNVT Pelaksana Jaringan Sumber Air Mesuji Sekampung. Yakni proyek pembangunan Tanggul Sungai Tulang Bawang Tahap III Kanan dengan HPS Rp 4.881.855.000 dimenangkan PT. Asmi Hidayat dengan penawaran Rp 4.168.186.000 turun Rp713 juta atau 14,6 persen dari HPS, dan proyek Peningkatan Tanggul Sungai Way Bulok dengan HPS Rp7.843.000.000 dimenangkan PT. Asmi Hidayat dengan penawaran Rp 6.892.666.000 turun Rp950 juta atau 12,1 persen dari HPS.
Sementara, Direktur PT. Asmi Hidayat, Abdi Wiranagara,hingga berita ini di turunkan belum berhasil dimintai tanggapan. (Maryadi)









