Harianpilar.com, Metro – DPRD Kota Metro merespon positif keinginan Pemkot untuk memasang lampu jalan di setiap kelurahan. Pasalnya, diakuinya memang banyak keinginan warga yang meminta lampu penerangan jalan ditambah, lantaran banyak yang belum terpenuhi.
“Kita di dewan merespon positif program pemasangan lampu jalan di seluruh kelurahan se-Kota Metro di tahun 2019 ini,”ujar Wakil Ketua Komisi I Nasrianto didewan, Senin (14/01/2019).
Dikatakannya jika itu bisa diwujudkan maka hasil reses DPRD dimana sebagian warga se-Metro menginginkan adanya pemerataan lampu jalan bisa terealisasikan. Diakunya, untuk penerangan lampu jalan tersebut memang belum merata, banyak warga yang mengeluhkannya. Hal itu menjadi masukan dewan untuk mewujudkannnya di tahun 2019 ini yang disampaikan melalui pandangan umum paripurna lalu.
Hal senada juga disampaikan Sekretaris Komisi II Yulianto. Ia merespon positif rencana pemkot untuk memasang lampu penerangan jalan di rumah-rumah warag di Kelurahan. Ia berharap ptogram tersebut bisa berjalan, lantaran sudah didanai senilai Rp150 juta per kelurahan ditambah juga dengan dana bantuan dari pusat.
Menurutnya dengan adanya program tersebut maka hasil reses dewan lalu bisa terwujud, yakni keinginan warga di kelurahan yang meminta agar lampu penerangan jalan di tambah lantaran masih kurang dan ada juga yang belum sama sekali dipasang. “Mudah-mudahan itu bisa terwujud, sehingga masyarakat yang ada di Kota Metro merasakan kenyamanan, terutama yang tinggal didaerah rawan kecelakaan dan pencurian,”tuturnya.
Sementara itu, Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Metro tak lagi menangani proyek lampu penerangan jalan di tahun 2019. Untuk lampu jalan sudah diserahkan ke masyarakat melalui Bappeda untuk neonisasi kelurahan yang didanai APBD senilai Rp150 juta dan APBN senilai Rp350 juta.
“Jadi dinas sudah tidak mennganinya lagi pada tahun ini. Namun, secara teknis Dinas hanya memberikan gambar model lampunya saja,”ujar Kadis Perumahan dan Pemukiman Edwin Soni, di ruang kerjanya, Senin (14/01/2019).
Sementara untuk perhitungannya sudah ditangani Bappeda setempat. “Masyarakat hanya menikmati lampu jalan di depan rumahnya masing-masing di kelurahan tersebut nantinya. Sedangkan aliran listrik disalurkan lewat PLN melalui rumah warga,”tambahnya.
Dikatakan Edwin Sonni untuk pemasangan lampu jalan akan mengunakan LED (lampu hemat energi) pada setiap rumah warga. Sedangkan dananya akan diatur oleh lurah masing-masing melalui anggaran BSW senilai Rp150 juta dan bantuan pusat senilai Rp350 juta.
Kadis Perumahan berharap kedepan penerangan lampu jalan bisa terealisasikan merata di seluruh keluarahan dan mampu menciptakan rasa nyaman warga.
Diakuinya untuk memenuhi kebutuhan lampu jalan ideal secara keseluruhan di Kota Metro mencapai 8000 titik lampu. “Dengan adanya program neonisasi di seluruh kelurahan se-Kota Metro diharapkan mampu terpenuhi capaian 8000 titik lampu penerangan jalan tersebut,”tuturnya. (Zuli)









