oleh

Metro Semarakkan Car Free Day

Harianpilar.com, Metro – Walikota Metro Achmad Pairin membuka jalan sehat bersama Disabilitas, sekaligus  menyemarakan Car Free Day, di Samber Park, Minggu (16/12/2018).

Digelarnya jalan sehat merupakan bagian acara memperingati Hari Disabilitas Internasional ke-26. Acara ini juga dimeriahkan dengan penampilan para anak Disabilitas, berupa permainan perkusi, lagu, dan pantomim.

“Kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan undang-undang, serta wujud keperluan Pemkot terhadap saudara kita penyandang Disabilitas. Telah diterbitkan Perda Kota Metro nomor 13 tahun 2016, tentang perlindungan dan pemenuhan hak-hak penyandang Disabilitas, serta dibentuknya komite perlindungan dan pemenuhan hak penyandang Disabilitas Kota Metro,” kata Pairin.

Dikatakannya, terdapat beberapa program yang telah dilakukan Pemkot dalam memenuhi hak penyandang Disabilitas. Diantaranya, pelatihan keterampilan bagi penyandang Disabilitas, bantuan-bantuan sosial, pendidikan inklusif, pelaksanaan jaminan sosial penyandang Disabilitas melalui pelaksanaan PKH di Kota Metro.

“Dimana pengertian inklusi sendiri, sebagai sebuah pendekatan untuk membangun dan mengembangkan sebuah lingkaran yang semakin terbuka, mengajak masuk dan mengikut sertakan semua orang dengan berbagai perbedaan latar belakang,” ujar Pairin.

Pairin menambahkan, Kota Metro telah merintis inkluifitas bagi disabilitas. Yaitu, dengan menjadi salah satu kota di Indonesia yang berkomitmen dalam upaya mewujudkan pembangunan inklusif dan ramah disabilitas melalui penandatanganan piagam jaringan Walikota Indonesia untuk kota inklusif.

“Oleh sebab itu kita berharap upaya-upaya yang telah dilakukan ini dapat terus ditingkatkan, dengan pembangunan-pembangunan yang ada di Kota Metro melalui peningkatan kualitas maupun kuantitasnya,” tutur walikota.

Sementara Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kota Metro Heriyati Pairin mengatakan, dengan adanya LKKS bertujuan untuk mengkoordinasikan dan membina organisasi dengan tingkatan masing-masing.

“Selain itu Lembaga ini mempunyai tugas untuk mengembangkan model pelayanan Kesejahteraan Sosial, menyelenggarakan forum komunikasi dan konsultasi penyelenggaraan kesejahteraan sosial, serta advokasi sosial dan anggaran terhadap lembaga sosial,” ungkap Heriyati.

Ia berharap dengan peringatan HDI, lebih membuka ke perlindungan dan kepercayaan kita terhadap penyandang Disabilitas di Kota Metro. “Sehingga kita dapat mewujudkan persamaan hak untuk seluruh penghuni negeri ini,” ucapnya.

Kesempatan itu dilakukan penyerahan kursi roda dan penghargaan kepada Nur Lela yang telah menjadi juara ke 2 membatik se-Indonesia dan kepada Muhamad Rido Saputra yang telah menjadi juara ke 3 Nasional cabang IT tahun 2017.  Selain itu juga diberikannya bantuan dan hadiah kepada anak penyandang Disabilitas, berupa alat bantu pendengaran, 4 sepeda dan 2 unit Televisi kepada penyandang Disabilitas. (Zuli)