oleh

Telekomunikasi Bakal Bangun Tower Blank Spot

Harianpilar.com, Pesisir Barat –  Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat melalui Dinas Komunikasi dan Informatika, menggelar rencana strategis pembangunan Telekomunikasi Tempat Kosong Tahun 2018 dipusatkan Sekretariat PKK, Pekon Kampungjawa, Kecamatan Pesisir Tengah, Senin (03/12/2018).

Bupati Pesisir Barat, Agus Istiqlal melalui Asiten Bidang Administrasi Umum, Husni Arifin menerima dalam sambutannya dan membuka kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh pihak-pihak yang telah berkhasiat di tempat-tempat sosialisasi Proyek Telekomunikasi Tempat Kosong di Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2018.

“Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat atau pemerintah yang belum bisa masuk dalam jaringan telekomunikasi, bersama dengan rencana pembangunan menara di titik-titik kosong dengan tujuan untuk mempermudah masyarakat dalam beraktivitas dan melakukan komunikasi,” jelas Husni.

Dengan kata lain jaringan komunikasi merupakan salah satu cita-cita yang sedang dicanangkan oleh pemerintah melalui komunikasi dan informatika (Kemkominfo) yaitu “Indonesia Merdeka Sinyal 2020”.

Selanjutnya melalui aksesibilitas informasi dan informasi (BAKTI), pemerataan sinyal di seluruh indonesia hingga ke pelosok kian digencarkan.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat sebagai salah satu kabupaten yang sedang gencarnya melakukan pembangunan memiliki komitmen yang tinggi dan perhatian yang besar terhadap pemerataan masalah masyarakat terutama dibidang telekomunikasi.

“Sebaiknya dilepas bersama bahwa di Kabupaten Pesisir Barat masih terdapat daerah yang tidak tersentuh sinyal jaringan telekomunikasi (Tempat Kosong) sehingga sulit mendapatkan informasi dan komunikasi secara cepat, berkenaan dengan hal tersebut sehingga proses pembangunan menjadi terlambat pula,” lanjut Husni.

Untuk mewujudkan pesan-pesan yang ada di lokasi Tempat Kosong Salah satunya Kabupaten Pesisir Barat sangat diperlukan kerjasama yang baik saling membantu dan saling membantu antara pemerintah daerah dengan masyarakat yang ada di daerah tersebut untuk apa yang telah dicanangkan oleh kementerian komunikasi dan informasi Republik Indonesia. (Mar/Lis)