Harianpilar.com, Pesisir Barat – Posek Pesisir Tengah, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) Resor Lampung Barat (Lambar) melakukan operasi cipta kondisi gabungan razia kos–kosan di Kelurahan Pasar Kota Krui, Kelurahan Pasar Krui, Pekon Kampungjawa, Kecamatan setempat, Sabtu, (24/11/2018) hingga Minggu (25/11/2018).
Kapolsek Pesisir Tengah Kompol. M. Daud, mengatakan petugas menyisir tujuh lokasi kos–kosan. Personil berhasil menjaring enam wanita dari luar kabupaten yang ditemukan dalam satu kamar didua lokasi kos – kosan dan tidak bisa menunjukkan kartu pengenal seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), serta dua kendaraan bermotor tanpa Nomor Polisi dan tidak bisa menunjukkan kelengkapan surat – menyurat kendaraan, serta menemukan bekas botol minuman keras (beralkohol).
Pada Minggu dini hari, anggota gabungan melanjutkan oprasi serta berhasil mengamankan dua pasangan mesum, Dimana laki-laki berstatus beristri dan perempuan berstatus janda, yang ditemukan didalam 2 kamar kos – kosan didalam 1 lokasi kos – kosan di Pasar Ulu II Kelurahan Pasar Kota Krui, yang dimana masih didalam 1 lokasi dan kamar kos – kosan juga ditemukan wanita istri simpanan yang mengaku menikah secara siri. Pasangan mesum tidak bisa menunjukkan kartu pengenal seperti Surat Nikah dari KUA dan ada juga yang tidak bisa menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
“Sementara dilokasi pantai labuhan jukung krui petugas gabungan mengamankan Remaja yang nongkrong hingga larut malam sambil meneguk minuman keras sebanyak 07 (tujuh) orang remaja serta 40 botol minuman keras berbagai merk,” lanjut Daud.
Pelaksanaan oprasi tersebut untuk menertibkan penyakit masyarakat, pasangan mesum, hubungan sexsual menyimpang dan hubungan diluar nikah, C3, Peredaran Narkoba, menekan peredaran Bahan peledak, Senjata Api Ilegal dan Senjata Api Rakitan menjelang Natal dan Tahun baru masih dalam rangka operasi waspada krakatau 2018 di Kabupaten Pesibar.
“Sasarannya pada razia adalah tempat Kos – Kosan atau tempat tinggal yang disinyalir menjadi tempat pasangan mesum, sexsual menyimpang atau hubungan diluar nikah, peredaran Narkoba, serta tempat tinggal pelaku kejahatan C3 dan pelaku teror di Wilayah kecamatan Pesisir Tengah, “ujarnya kepada awak media, Minggu (25/11/2018).
Dalam kegiatan rutin tersebut, langsung dipimpin oleh Kapolsek, didampingi lurah pasar kota krui, Sartono, dengan kekuatan Personil sebanyak 45 personil, yang terdiri 31 personil Polsek, 4 Personil TNI, 10 Personil Pol PP wanita, kegiatan berakhir pada Minggu (25/11/2018) sekitar Pukul 03.00 WIB dini hari.
Kapolsek mengatakan razia pekat dilaksanakan dari pukul 17:00 WIB hingga jam 20:00 WIB dan dilanjutkan hingga Minggu Pukul 01.00 WIB dini hari, Ini bukan merupakan yang pertama melainkan untuk ketiga dan empat kalinya sebagai cipta kondisi menciptakan situasi Kamtibmas yang aman, serta untuk mendukung jargon Kabupaten Pesibar sebagai Negri Sai Batin dan para ulama. (Daniel/Mar/Lis)









