oleh

Dinsos Lamtim Sosialisasi Fasilitasi Orang Terlantar

Harianpilar.com, Lampung Timur – Pemerintah Lampung Timur (Lamtm) melalui Dinas Sosial (Dinsos) setempat melaksanakan sosialisasi fasilitasi untuk orang terlantar, dan pekerja migran bermasalah. Kegiatan tersebut digelar di balai Desa Taman Negeri, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, Senin (20/08/2018).

Acara tersebut diikuti oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Tagana Lamtim, pamong desa dan Pekerja Sosial Masyakat (PSM) dan kasi Kesos.

Kadis Sosial Lamtim Mahmud Yunus mengatakan penyelenggaraan kesejahteraan sosial adalah upaya yang terarah, terpadu dan berkelanjutan yang dilaksanakan pemerintah daerah dan masyarakat dalam bentuk pelayanan sosial guna memenuhi kebutuhan dasar setiap warga negara yang meliputi rehabilitasi sosial, jaminan sosial, pemberdayaan sosial dan perlindungan sosial.

“Penyelenggaraan kesejahteraan sosial bertujuan untuk meningkatkan taraf kesos, kualitas dan kelangsungan hidup, kemudian memulihkan fungsi sosial dalam rangka mencapai kemandirian serta meningkatkan ketahanan sosial masyarakat dalam mencegah dan menangani masalah kesos dan meningkatkan kemampuan, kepedulian dan tanggung jawab sosial di dunia usaha dalam penyelenggaraan kesos secara melembaga dan berkelanjutan lalu meningkatjan kualitas manajemen penyelenggaraan kesjahteraan sosial,” tukasnya.

Untuk itu lanjutnya, penyandang masalah kesos membutuhkan perhatian, penanganan, pengurusan serta penanggulangan yang khusus sehingga mereka dapat menperoleh atau menikmati hak untuk bertahan hidup yanglayak, tidak diperlukan diskriminatif, jaminan sosial dan pemberdayaan, salah satunya adalah orang terlantar.

“Dinas sosial melaksanakan sosialisasi fasilitasi ini untuk orang terlantar dan pekerja migran bermasalah dengan bertujuan untuk meningkatkan kesos terhadap orang terlantar dan pekerja migran bermasalah, meningkatkan rasa kesetiakawanan sosial serta mengembangkan nilai yang saling asah, asih dan asuh dalam rangka pengentasan permasalahan kesos,” jelasnya.

Maka dari itu dalam sosialisasi ini yunus berharap mengikuti acara ini dengan sungguh-sungguh agar dapat memahami dalam penaganan masalah orang terlantar dan pekerja migran bermasalah di lamtim sebagai salah satu upaya penyelenggaraan kesejahteraan sosial di mayarakat. (CAN/END).