Harianpilar.com, Pesawaran – Akibat tidak masuk skala prioritas, program bedah rumah atau disebut dengan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kabupaten Pesawaran tahun 2018 mengalami penurunan signifikan dari tahun sebelumnya.
Hal ini menurut Kabid Perumahan dan Pemukiman PU PERA Pesawaran, Ricke Leony, ST, tergerusnya program BSPS melalui APBD ini, dikarenakan pemerintah daerah Pesawaran sedang fokus pada pembangunan infrastruktur jalan mantap disejumlah wilayah kabupaten setempat.
Dan diungkapkannya, untuk program bantuan bedah rumah.tahun 2018 ini tersebar di 13 desa di 6 kecamatan yang ada. Dimana jelasnya, bantuan untuk MBR yang bersumber dari APBD hanya berjumlah 50 penerima saja. Sementara ditahun 2017 lalu penerima bantuan MBR yang dialokasikan melalui APBD mencapai 160 unit rumah.
Sedangkan, program bedah rumah bagi MBR yang bersumber dari APBN pusat ditahun 2018 ini mengalami penurunan yang tidak begitu jauh. Yakni, pada tahun 2017 lalu mendapatkan sebanyak 464 unit, sementara tahun 2018 ini hanya tercaver sebanyak 411 unit saja.
“Setidaknya kurang lebih 70 persen, untuk program bedah rumah (MBR) yang bersumber dari APBD mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Sedangkan program bedah rumah yang bersumber dari APBN hanya turun sekitar 10 persen saja dari tahun 2017 lalu,” ungkap Ricke Leony.ST, ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (14/08/2018).
Namun kendati demikian, lanjut Leony, meskipun bantuan bedah rumah tersebut mengalami penurunan pihaknya akan tetap berupaya memberikan bantuan dengan program Rehab Rumah Sederhana Sehat (RRSS). Dimana program ini katamya, ditujukan guna membantu terhadap masyarakat berpenghasilan rendah untuk meningkatkan kualitas rumahnya.
“Kalau program MBR dari dana APBN saat ini sudah hampir rampung, sedangkan untuk program bedah rumah bagi MBR yang dari alokasi APBN saat ini dalam tahap pengumpulan bahan material. Sementara untuk kegiatan Rehab Rumah Sederhana Sehat, masih dalam tahap verifikasi,” papar Leony.
Dia menjelaskan, untuk masing-masing penerima program MBR baik dari alokasi APBN maupun APBD untuk anggaran perbaikan rumah tersebut Rp 15 juta yang diterma dalam bentuk bahan material oleh para menerima manfaat bantuan.
Sekedar diketahui, desa yang memperoleh program BSPS sumber dana APBN diantaranya yaitu, Desa Maja Kecamatan Marga Punduh, Desa Sukarame Kecamatan Marga Punduh, Desa Pagarjaya Kecamatan Punduhpedada, Desa Wiyono Kecamatan Gedongtataan, Desa Taman Sari Kecamatan Gedongtataan, Desa Margodadi Kecamatan Waylima, Desa Gunungrejo Kecamatan Waylima, dan Desa Baturaja Kecamatan Waylima. Kemudian untuk Desa penerima program BSPS dari alokasi dana APBD yaitu, Desa Hanura Kecamatan Teluk Pandan, Desa Cilimus Kecamatan Teluk Pandan, Desa Mulyasari Kecmatan Wayratai, Desa Wates Kecamatan Wayratai, Desa Poncorejo Kecamatan Wayratai. (Fahmi/Mar)









