oleh

Tiga Calhaj Bandarlampung Batal Berangkat

Harianpilar.com, Bandarlampung – Tiga calon jamaah Haji Kota Bandarlampung gagal berangkat melaksanakan ibadah di kota suci Mekkah. Dua diantaranya dikarenakan sakit dan satu orang sengaja menunda keberangkatannya untuk tahun depan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandarlampung Seraden Nihan mengatakan, pada awal manasik jumlah calon jamaah haji (Calhaj) sebanyak 1.618 orang, tetapi saat pelepasan terkonfirmasi hanya 1.615 orang.

“Semula jamaah haji waktu kita manasik 1.618 orang. Ternyata berjalannya waktu, ada tiga orang yang bisa kita pastikan tidak jadi berangkat pada tahun ini. Satu orang karena menunda, ingin bareng keluarga ditahun depan. Sementara dua orang dalam posisi sakit, ada yang sakit serius, ada yang sakit karena usia lanjut,” jelas dia di Masjid Al-furqon, Selasa, 17 Juli 2018.

Ia menambahkan, ketiga orang yang gagal tersebut dapat melakukan ibadah haji di tahun-tahun yang akan datang, sesuai dengan keterangan yang telah dibuat.

“Dimungkinkan mereka akan berangkat ditahun-tahun yang akan datang, karena mereka telah mengajukan surat-surat untuk memastikan mereka belum berangkat tahun ini,” katanya.

Seraden Nihan berpesan, agar para calon jemaah haji tersebut dapat mempersiapkan kesehatan dengan baik agar selama ibadah di tanah suci dan tidak ada kendala yang berat.

“1.615 calon jamaah haji yang masih, tetap fit, dan terjaga kesehatannya. Sehingga tidak ada lagi penambahan, yang menunda berangkat tahun ini,” tukasnya.

Sementara itu, Pemerintah Kota Bandarlampung memberikan tali asih ke calon jamaah haji Kota Bandarlampung. Pemberian tali secara simbolis diberikan oleh Asist Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial Sukarma Wijaya di Masjid Alfurqon, Selasa (17/07/2018).

Selain memberikan subsidi biaya keberangkatan haji melalui ongkos transit daerah (OTD) sebesar Rp2.7 juta per jamaah , Pemerintah kota Bandar Lampung juga memberikan tali asih se Rp250 ribu per jamaah. Wali Kota melalui Asisten I berpesan kepada jamaah haji agar membawa barang barang sesuai ketentuan dan memperhatikan barang bawaan dan perlengkapan haji. Wali Kota juga berpesan kepara jamaah supaya tidak membawa barang bawaan melebihi yang sudah ditetapkan. Kemudian tidak diperbolehkan membawa barang berbentuk cair, gunting pemotong kuku. “Saya minta kepada jamaah haji dari Kota Bandar Lampung untuk memanfaatkan ibadah dengan baik. Jaga salat lima waktu dan membaca Alquran,” pungkasnya. (Mar/Lis)