oleh

Bawaslu Harus Usut Keterlibatan SGC

Harianpilar.com, Bandarlampung – Dugaan publik bahwa Calon Gubernur Lampung Arinal Djunaidi disokong PT. Sugar Group Companies (SGC) semakin menguat dengan hadirnya Big Bos perusahaan gula itu Purwanti Lee dalam kampanye Arinal Djunaidi – Chusnunia Chalim (Nunik) di Kabupaten Tulangbawang, Senin (30/4/2018) lalu. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) didesak mengusut keterlibatan SGC itu dalam pendanaan calon. Seban ada sanksi pidana bila menyalahi ketentuan.

Pengamat Politik Universitas Lampung, Dedi Hermawan, menilai, kehadiran Nyonya Lee – sapaan akrab Purwanti Lee – dalam kampanye cagub Arinal itu semakin menunjukkan kejelasan ada keterlibatan koorporasi dalam setiap kegiatan kampanye Ketua Golkar Lampung itu.

Meskipun, kata dia, sebelumnya dugaan tersebut sudah tersebar meski baru sekedar rumor. “Kehadiran Nyonya Lee ini menunjukkan spekulasi dugaan adanya keterlibatan SGC dalam Pilgub Lampung. Meski kemarin baru rumor, dengan kejadian ini semuanya makin tampak kuat dan jelas keterlibatannya, ” jelasnya saat dihubungi via telepon, Rabu (2/5/2018).

Keterlibatan pihak koorporasi ini tentu sangat berpengaruh dalam proses demokrasi di Lampung. “Ini sangat berpengaruh. Terlebih terhadap calon uang terpilih nantinya. Sangat disayangkan jika calon yang terpilih nantinya hanya mementingkan pihak koorporasi, ” ungkapnya.

Dedi berharap penegakan aturan terkait keterlibatan koorporasi harus tegak lurus dengan peraturan yang ada. “Meski kualitas demokrasi kita saat ini belum sesuai yang diharapkan. Tapi calon yang terpilih nantinya bisa mementingkan pembangunan masyarakat. Dan tidak ada jual beli kebijakan dengan pihak yang memiliki kepentingan, ” paparnya.

Dedi juga mengharapkan pihak penyelenggara pemilu terutama pihak Bawaslu lebih proaktif untuk mengawasi keterlibatan pihak koorporasi dalam pelaksanaan Pilgub Lampung ini.”Bawaslu harus menelusuri keterlibatan pihak koorporasi dalam pilkada. Bawaslu harus lebih proaktif. Karena ini ada sanksi hukumnya yang jelas, ” pungkasnya.(Ramona/Maryadi)