Harianpilar.com, Pesisir Barat – Dua Pemangku yang ada di Desa Negri Ratu, Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) terendam banjir. Menurut masyrakat setempat, Pardi Waluyo (35) mengatakan, banjir tersebut terjadi sekitar pukul 02:00 WIB dini hari yang disebabkan oleh meluapnya sungai (Hilian) yang tidak mampu menampung debit volume air hujan yang begitu deras, dan baru bisa surut sekitar pukul 04:00 WIB pagi hari.
“Sejak kemarin intensitas hujan begitu deras, sehingga sungai meluap dan mengakibatkan dua pemangku di Pekon Negri Ratu terendam air setinggi 1,5 meter,” ujarnya kepada Harian Pilar, Rabu (25/4/2018) di lokasi.
Ditambahkan salah satu anggota Satlak BPBD setempat menambahkan, adapun dua pemangku yang terendam banjir tersebut yakni, Pemangku Suka Negri dan Banjar Negri Pekon setempat. Sehingga menyebabkan tiga akses jalan penghubung di dua Pemangku di Pekon tersebut lumpuh total.
“Ya kurang lebih sekitar jam 02:00 WIB lebih sedikit tadi malam terjadi banjir, dan berselang beberapa jam kemudian sekitar pukul jam menunjukkan 04:00 WIB sudah surut, meskipun belum kering sepenuhnya,” ujarnya sembari mekanjutkan activitas kembali.
Dari pantauan wartawan di lokasi, akses jalan penghubung di 3 pekon dua pemangku terputus dan belum dapat dilalui, adapun ketinggian volume luapan air tersebut 1,5 meter. Selain itu sudah terlihat beberapa anggota baik dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) aparat kepolisian yang dipimpin langsung oleh Kapolsek kecamatan setempat, beserta dari pihak anggota Satlak BPBD setempat.
Terlihat juga, bantuan untuk masyarakat korban banjir di pekon tersebut mulai berdatangan baik sembako, Pakayan dan makanan instan dari Pemkab Pesisir Barat melalui di Dinas Sosial, BPBD dan bantuan kesehatan dari Puskesmas Ngambur. (Daniel)









