oleh

Danrem Minta Prajurit Mawas Diri

Harianpilar.com, Bandarlampung – Ratusan prajurit, PNS dan ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 043 PD II/SWJ menghadiri peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW tahun 1439 H, bertempat di Masjid Al. Ikhlas Makorem 043/Gatam Jl. Teuku Umar No.85, Penengahan, Kota Bandarlampung, Senin (16/4/2018).

Kegiatan  tersebut menghadirkan penceramah Ustad KH. Khoirun Haz, staf kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lampung Selatan.

Kegiatan tersebut mengakat tema “Jadikan Hikmah  Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad Saw 1439 H / 2018 M Sebagai Sarana Pemantapan Iman Dan Taqwa Prajurit Dan Pns Tni Ad Yang Berjiwa Ksatria, Militan, Loyal, Modern Dan Manunggal Dengan Rakyat ”.

Dalam sambutannya Komandan Korem 043/Garuda Hitam Kolonel Kav Erwin Djatniko, S.Sos, yang dibacakan Kasrem 043/Gatam Letkol Letkol Inf Jajang Kurniawan, S.I.P, M.M, mengajak agar jamaah yang hadir saling mawas diri. “Sampai sejauhmana kita melaksanakan tugas dengan baik, sebagai umat Islam maupun sebagai prajurit  sapta  marga dalam mentauladani Nabi Muhammad SAW. Perlu diingat bahwa tugas  prajurit dan Pegawai Negeri Sipil dimasa – masa yang  akan  datang semakin berat dan  kompleks,“ tukasnya.

Lebih lanjut Danrem menyampaikan, hal ini  memerlukan tekad, semangat dan pengabdian  yang  tulus. Semua sebagai bhayangkari negara dengan menampilkan sikap ikhlas, jujur, tertib, disiplin dan bersemangat untuk bekerja keras serta senantiasa meningkatkan ilmu  pengetahuan dan tekhnologi yang dilandasi  dengan iman dan taqwa kepada Allah SWT. Perlu saya sampaikan bahwa, suatu tugas hanya akan dapat berhasil, apabila tugas  tersebut dilaksanakan oleh prajurit – prajurit yang berakhlaq  dan berdisiplin serta ikhlas dalam menjalankan  tugasnya “.

Dengan penuh semangat Ustad KH. Khoirun Haz,  menyampaikan makna Isra Miraj merupakan perjalanan Nabi Muhammad Rasulullah SAW dalam menghadap Allah SWT untuk menerima perintah melaksanakan shalat 5 waktu, sebagai benteng utama yang membimbing manusia menuju kemuliaan serta menghindarkan diri dari perbuatan keji dan munkar, untuk mencapai kecintaan dan keberkahan Allah SWT. (Mar/Lis)