Harianpilar.com, Bandarlampung – Ikatan Cendekiawan Islam se-Indonesia (ICMI) Orwil Lampung mengeluarkan rekomendasi tentang kemiskinan dan ketimpangan sosial yang terjadi di Provinsi Lampung. Ketua ICMI Orwil Lampung Dr. Ir. H. M. Yusuf S. Barusman, MBA mengatakan, point terpenting yang mesti segera dituntaskan dalam mengatasi permasalah di Provinsi Lampung, yakni kemiskinan dan ketimpangan sosial. Karena, kedua point tersebut sangat berdampak negatif bagi perkembangan pembangunan di Provinsi Lampung.
“Kita juga sudah sampaikan efek dari masalah kemiskinan dan ketimpangan sosial itu bisa menimbulkan konflik sosial, peningkatan kriminalitas, bahkan narkoba. Maka itu, dua point pokok masalah ini yang harus ditekankan untuk segera diselesaikan,” ujarnya usai acara seminar “Strategi Pembangunan Lampung untuk Kepemimpinan 2019-2024” di gedung pascasarjana Universitas Bandarlampung (UBL), Rabu (28/3).
Ia juga mengungkapkan, faktor pendorong untuk megentaskan dua permasalan tersebut adalah Provinsi Lampung yang masih dalam kategori 10 provinsi termiskin di Indonesia.
“Kita tahu Provinsi Lampung masih masuk dalam sepuluh provinsi miskin di Indonesia yang tentunya ini menjadi acuan bagi kita semua untuk bergerak mengatasi segala permasalahan, terutama bidang pendidikan, kesehatan dan tentunya masalah-masalah sosial lainnya,” papar Rektor UBL ini.
Dalam membangun Lampung, Yusuf menyampaikan, Provinsi Lampung harus memiliki pemimpin yang mampu membangun partisipasi publik untuk membangun Lampung, terutama bagi para cendekiawan dan akademisi.
“Karena kita tahu Provinsi Lampung ini milik bersama, oleh karena kami mengajak seluruh elemen masyarakat yang mempunyai pemikiran bersama untuk bergabung menyusun rekomendasi untuk disampaikan kepada siapapun nantinya gubernur yang terpilih pada pilgub 27 Juni mendatang,” jelasnya.
Manakala nantinya sudah terpilih, Yusuf mengharapkan partisipasi publik untuk terus mengawalnya, mengawal apa yang sudah menjadi rekomendasi kepada gubernur yang terpilih.
Lebih lanjut, khususnya bagi para cendekiawan dan akademisi untuk mengawal agar rekomendasi yang sudah kita berikan dapa berjalan dengan baik dan tepat sasaran.
“Kita harapkan kepada gubernur yang terpilih nantinya bisa menyelaraskan apa yang sudah menjadi rekomendasi,” tukasnya.
Sementara itu, calon gubernur (cagub) Lampung, M. Ridho Ficardo mengapresiasi atas ide yang dikeluarkan oleh ICMI Lampung. Gubernur Lampung (non aktif) ini juga tak lupa mengucapkan terimakasih kepada ICMI Lampung atas masukan-masukannya.
Menurutnya, begitu banyak masukan dari ICMI Lampung yang komprehensif untuk pembangunan Lampung.
“Ini akan menjadi satu bagian dalam diskusi mengambil kebijakan yang tentunya ini akan menjadi salah satu pijakan untu membentuk jangka pembangunan lima tahunan,” tutur Ketua DPD Partai Demokrat Lampung ini.
Cagub nomor urut 1 ini berharap, apa yang menjadi rekomendasi ICMI Lampung itu selaras dengan apa yang menjadi tujuan pembangunan Provinsi Lampung.
“Kita harapkan pemikiran para ICMI ini bisa saling berinterkoneksi dengan pemikiran pemprov, sehingga apa yang menjadi saran dan masukan ICMI ini bisa sejalan dengan tujuan pembangunan pemprov,” tukasnya.
Turut hadir dalam acara, Wakil Ketua Umum ICMI Priyo Budi Santoso, Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono, Cagub Arinal Djunaidi, Rektor-rektor perguruan tinggi swasta, serta akan akademisi – akademisi di Lampung. (Maryadi)









