oleh

LIPI Diminta Beri Masukan Guna Percepatan Pembangunan Lampung

Harianpilar.com, Bandarlampung – Pjs. Gubernur Lampung Didik Suprayitno mengharapkan rapat kerja kedeputian jasa Ilmiah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dapat menghasilkan masukan juga solusi dari berbagai permasalahan guna percepatan pembangunan di Lampung.

“LIPI dengan basis ilmu pengetahuan dan teknologi hendaknya hadir mendampingi pemerintah dalam mempercepat pembangunan didaerah,” ujar Didik saat menerima audiensi Pengurus LIPI, Senin (20/3/2018) di Ruang Kerja Gubernur.

Rapat kerja kedeputian jasa LIPI di Provinsi Lampung pada tanggal 27 sampai dengan 29 Maret 2018 mendatang di Novotel Bandarlampung.

Kehadiran Lipi  diharapkan pula mampu memaksimalkan potensi komoditas unggulan Lampung serta meningkatkan daya saing produk yang pada akhirnya akan bermuara pada meningkatnya kesejaheteraan rakyat, ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Raker Lipi yang juga menjabat sebagai Kasubbid Perlindungan Kekayaan Intelektual Lipi Irwan Budi Iswanto mengungkapkan LIPI sebagai pelaksana tugas pemerintah di bidang penelitian dan pengembangan iptek menjadikan satuan-satuan kerja yang berada di daerah sebagai ujung tombak dalam pembangunan daerah berbasis iptek dan inovasi.

Pihaknya terus mendorong pemerintah daerah untuk menciptakan daya saing daerahnya dengan mengidentifikasi keunggulan yang dimilikinya. “Contohnya dalam bidang pertanian, melalui iptek kopi lampung sebagai komoditas unggulan bisa lebih tingkatkan nilai produknya sehingga bisa menyamai kopi yang sudah terkenal seperti kopi gayo dari Aceh atau Kopi Toraja, ungkapnya.

Ia juga berharap agar dari kegiatan raker ini akan terbentuk kerjasama dengan daerah dalam bentuk nyata agar hasil riset LIPI yang cocok dengan daerah bisa dikembangkan bersama, ujarnya.

Saat ini, Irwan menjelaskan di Lampung LIPI berkiprah melalui Balai Penelitian Teknologi Mineral yang berlokasi di Tanjung Bintang, Lampung Selatan dan Loka Uji Teknik Penambangan dan Mitigasi Bencana di Liwa, Lampung Barat.

Kepala Badan Penelitian Dan Pengembangan Daerah Provinsi Lampung Mulyadi Irsan menambahkan jika raker Lipi merupakan tindaklanjut pelaksanaan MoU tanggal 9 November 2017 yang lalu antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan LIPI dalam rangka meningkatkan daya saing dan inovasi Provinsi Lampung.

Raker ini sendiri akan melibatkan 15 kabupaten/kota se Provinsi Lampung sehingga diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan yang saat ini dihadapi pemerintah daerah. (Mar/Lis)