Harianpilar.com, Bandarlampung – Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung dalam mensejahterakan warganya perlu di pertanyakan. Pasalnya masih terdapat satu keluarga yang sering kelaparan dan tak tersentuh program kesehatan.
Satu keluarga malang itu berada di Jalan Purnawirawan Gang Swadaya Murni Kelurahan Gunung Terang Kecamatan Langkapura Kota Bandarlampung diketahui sering kelaparan.
Warga setempat, Sugi mengatakan, satu keluarga tersebut adalah Wiji selaku Ibu yang kondisinya sedang sakit, Yopi Irawan sebagai anak yang bekerja serabutan dan Dedi yang mengalami gangguan jiwa.
“Mereka ini sering kelaparan, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari hanya mengandalkan uluran tangan warga sekitar. Karena, Yopi kerjanya serabutan. Terkadang ada kerjaan kadang juga nganggur, ” kata Sugi pada wartawan, Jumat (16/3/2018).
Menurutnya, selain sering kelaparan, keluarga Wiji juga tidak pernah mendapat bantuan medis atau pengobatan gratis yang diprogramkan oleh pemerintah Kota Bandarlampung. “Yang sangat miris, Wiji dan Dedi kan sakit tapi tidak pernah ada dari kelurahan atau pemerintah kota memberikan bantuan pengobatan gratis. Mereka untungnya masih ada bantuan dari warga sekitar, meski masih belum bisa memenuhi kebutuhannya, ” terang dia.
Selama ini, lanjut Sugi, memang pernah mendapat bantuan beras miskin namun kesulitan untuk menebusnya.”Ya kalau bantuan memang keluarga Wiji tercatat sebagai penerima beras raskin, tapi saat akan menebus beras tersebut mereka tidak memiliki uang. Akhirnya ya gak bisa beli beras raskin di kelurahan,” terang dia.
Warga sekitar kerap membantu dengan memberikan sedikit makanan dan baju layak pakai. Yopi juga sering dipekerjakan oleh lingkungan sekitar meski tidak setiap hari. Sayangnya, bantuan dari pemerintah Kota Bandarlampung belum ada yang diterimanya. Padahal, segala upaya yang diajukan sudah dilakukan guna mendapat bantuan yang dimaksud. Kondisi rumah keluarga Wiji juga sangat mengenaskan, selain bocor ketika hujan, dinding dan lantai hanyalah apa adanya. (Tim/Maryadi)









