Harianpilar.com, Pesawaran – Dalam rangka pencegahan penyalahgunaan narkoba dan Napza (Narkoba, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya) dikalangan para remaja. Tim Penggerak PKK Kabupaten pesawaran, kamis (15/3/2018), bertempat di Gedung Balai Adat Kecamatan Kedondong, menggelar acara pembinaan Remaja tingkat Kabupaten Pesawaran tahun 2018..
Dalam sambutannya, ketua TP-PKK Kabupaten Pesawaran, Nanda Indira Dendi, SE mengatakan, remaja adalah merupakan aset bangsa yang bernilai strategis dimasa mendatang yang harus dipersiapkan sebagai sumber daya manusia yang berkualitas dan sebagai modal pembangunan bangsa.
“Saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh peserta remaja yang telah hadir hari ini untuk mengikuti kegiatan pembinaan tentang Penyalahgunaan pemakaian narkoba dan napza. karena kegiatan ini sangat penting sekali bagi calon-calon generasi penerus bangsa,” ucap Nanda.
Menurut Nanda, kuatnya arus globalisasi informasi yang tidak terkendali akan dapat berdampak negatif bagi remaja. Dan pada akhirnya mempengaruhi sikap dan perilaku tidak sehat diantaranya perilaku seks bebas dan penggunaan narkoba psikotropika dan napza.
“Penyalahgunaan narkoba akhir-akhir ini menunjukkan peningkatan yang cukup tajam. Sasarannya pun kini semakin meluas hingga ke anak-anak Sekolah Dasar. Ironisnya lagi, dari jumlah beberapa kasus narkoba ada beberapa diantaranya adalah polisi, PNS bahkan pejabat negara yang semestinya menjadi suritauladan yang baik bagi masyarakat,” ungkapnya.
Dan ini menunjukkan sambung Nanda, bahwa narkoba penyebarannya tidak mengenal usia, tempat maupun jabatan. Sementara terkait pengaruh narkoba ini jelas Nanda, tentu membawa dampak yang luas dan kompleks, salah satu dampak yang bisa dilihat sekarang antara lain, perubahan sikap, kriminalitas, gangguan kesehatan, menurunnya produktifitas secara drastis yang tentunya banyak menyebabkan tindak kekerasan.
“Melalui pembinaan hari ini saya berpesan kepada anak-anak ku semua agar dapat lebih berhati-hati, jadilah remaja yang berakhlak agar dapat menjadi generasi bangsa yang lebih berkualitas di masa mendatang,” himbau istri dari Bupati Pesawaran itu .
Lebih jauh Nanda menyampaikan, salah satu usaha dalam memberantas penggunaan narkoba adalah dengan mengadakan sosialisasi sekaligus pembinaan tentang bahaya dan akibat yang disebabkan oleh narkoba. Kemudian selain itu, program lainnya yang tidak kalah penting adalah dengan mengenalkan bagaimana ciri-ciri orang yang mengkonsumsi narkoba, sehingga masyarakat dapat menghindari ajakan dan rayuan dari orang yang ingin sengaja menghancurkan masa depan bangsa ini dengan menggunakan narkoba.
“Dikesempatan ini pula saya berharap masalah narkoba ataupun penyalahgunaan obat-obatan terlarang harus dihadapi secara realistis. Disatu sisi, harus ada keputusan politik hukum yang secara tegas memberantas penyebarannya lewat penegakan hukum secara konsisten. Disisi lain, banyak orang khususnya generasi muda yang sudah terjebak barang haram ini, juga harus ditangani secara memadai, baik secara medis maupun secara psikologis,” ulasnya. (Fahmi/Mar)









