oleh

PPATK dan Kejati Didesak Usut Dana MT Rachmad Hidayat

Harianpilar.com, Bandarlampung – Anggaran kegiatan Majelis Taklim (MT) Rahmad Hidayat pimpinan Istri Walikota (nonaktif) Bandarlampung Herman HN, Eva Dwiyana disorot. Pasalnya, MT Rahmad Hidayat kerap menyelenggarakan kegiatan yang menelan anggaran besar. Namun tidak diketahui sumber dananya.

Ketua Jaringan Anti Korupsi (JAK), Didi Junaidi, mengatakan, pihaknya bersama ratusan massa aksi yang tergabung dalam aliansi Gerakan Lampung Bersih akan menggelar aksi massa menyikapi masalah dana yang digunakan MT Rachmad Hidayat.”Kami bersama AMPL, GRPK, FOREL, JAK, JMPD akan menggelar aksi guna mempertanyakan aliran dana pada setiap kegiatan MT Rachmad Hidayat,” ujarnya pada Harian Pilar, Minggu (11/3/2018).

Menurutnya, setiap kegiatan MT Rachmad Hidayat selalu ada hadiah-hadiah fantastis seperti mobil dan umroh, bahkan setiap kegiatan selalu mendatangkan ustad dan ustadzah ibukota.

“Karena itu perlu di pernyataan aliran dana MT Rahmad Hidayat itu. Karena MT Rahmad Hidayat itu di dirikan oleh pejabat publik yaitu Ketua Penggerak PKK Kota Bandarlampung, Eva Dwiyana Herman Hn,” tegasnya.

Didi juga mendesak Kejaksaan untuk melakukan penyelidikan, karena perputaran duit di Rahmad Hidayat tersebut sangat besar.”Kenapa kita ngeributin MT Rahmat Hidayat? Karena tidak bisa dipungkiri bahwasannya ketuanya itu adalah pejabat publik,”ujarnya.

Menurutnya penting diketahui publik aliran dana yang dimiliki MT Rahmat Hidayat terutama asal dananya.”Sebenarnya ini bukan temuan baru. Dari dulu-dulu juga saat MT Rahmat Hidayat memberangkatkan masyarakat ke Kubah Emas, jelas memakan anggaran besar. Belum lagi saat ini selalu mendatangkan ustad ustadzah dari Jakarta. Jika sebulan sekali saja acara seperti itu, hitung berapa anggaran yang di habiskan. Belum lagi menngumpulkan jamaah dari kabupaten- kabupaten, jelas banyak menelan dana. Dan dana MT Rahmad Hidayat itu bukan sumbangan dari jamaah,”ucapnya.

Karena itu, Didi juga mendesak Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan(PPATK) ikut menelusurinya.

“Kalau kita kaji berapa sih gaji Ketua PKK, berapa sih gaji pak Wali, kalau memang itu ada sumbangan dari dermawan PPATK harus menelusurinya. Dan yakinlah akan kita sampaikan ke PPATK agar menyelidiki rekening Rahmat Hidayat,”ujarnya.

Didi bersama ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Lampung Bersih berencana menggelar longmarch dari Tugu Adipura ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung pada Kamis(15/3/2018).

Sementara, Ketua MT Rahmad Hidayat, Eva Dwiyana Herman HN belum berhasil dimintai tanggapan.(Ramona/Maryadi)