oleh

Korban Hilang di Pantai Canti Belum Diketemukan

Harianpilar.com, Bandarlampung – Satu korban yang diduga terseret ombak di Objek Wisata Pantai Canti Kalianda, Lampung Selatan belum diketemukan. Korban atas nama M. Ridwan (24), warga Pahoman Bandarlampung itu diduga terseret arus ombak bersama rekannya Minggu (21/1/2018) sekitar pukul 16.30 WIB. Sementara rekannya, atas nama Chandra (24) telah diketemukan dalam kondisi selamat.

Kepala Kantor SAR Lampung, Jumaril melalui Humas Kantor SAR Lampung, Deni Kurniawan menjelaskan, pihaknya mendapatkan informasi kejadian dari BPBD Lampung Selatan, Minggu (21/1/2018) pukul 20.07 WIB.

Kemudian, lanjutnya, Pukul 20.20  Tim Rescue Basarnas Lampung dengan kekuatan 9 Orang Personil bergerak menuju lokasi kejadian.

“Pukul 23.30  Tim Rescue Kantor SAR Lampung tiba di LKM dan langsung koordinasi dengan potensi yang ada untuk rencana pencarian bersama pada tanggal 22 Januari pukul 06.00,” jelasnya.

Kemudian, Pukul 06.00  Tim Rescue melakukan pencarian sesuai rencana search area yg telah ditentukan dengan Radius 1 Nm dari LKM dengan menggunakan Rubberboat Basarnas Lampung dan dibantu Perahu Nelayan.

“Adapun Unsur yang ikut melaksanakan Opsarerasi, ada Tim Rescue Basarnas Lampung 9 Orang, Polsek Kalianda 5 Orang, BPBD Kabupaten Lampung Selatan 6 Orang, Nelayan Dan Masyarakat setempat Serta keluarga korban, ” paparnya.

Namun,  lebih lanjutnya,  pukul 11.47 Operasi dihentikan sementara dikarenakan gelombang yang tinggi dan angin kencang dan Hasil sementara masih nihil atau korban masih belum diketemukan.

“Operasi masih akan terus dilanjutkan besok dengan titik koordinat yang lebih meluas, ” tukasnya.

Sementara itu, Camat Rajabasa Mandala Putra mengaku sudah kerap kali mengeluarkan himbauan agar masyarakat maupun wisatawan dari luar daerah untuk berenang di Pantai Canti, mengingat kondisi angin sedang kencang.

“Mereka tiba sekitar jam empat sore, saat itu kondisi cuaca sedang tidak bagus karena angin sedang kencang. Tak lama dari itu, salah satu pengunjung terkabar hanyut terseret ombak dan dinyatakan hilang, yang hingga saat ini,” ujar salah seorang pengelolah pantai yang enggan menyebutkan namanya. (Ramona)