oleh

Kinerja Dirut Bank Lampung Dipertanyakan

Harianpilar.com, Bandarlampung – Kinerja Direktur Utama (Dirut) serta jajaran Direksi Bank Lampung patut dipertanyakan. Pasalnya, merekalah yang mesti bertanggung jawab atas banyaknya nasabah yang keluar dari Bank Lampung.

Ketua Pansus Bank Lampung DPRD Lampung, Edi Rusdianto mengungkapkan, ada beberapa permasalahan di Bank Lampung yang mengakibatkan banyak nasabah yang keluar.

Disampaikanya, ada perbedaan manajemen dalam Bank Lampung, seperti pada saat pelunasan angsuran oleh nasabah.

“Kalau di Bank Lampung ini tidak ada pengurangan bunga seperti bank-bank lain. Ini yang menjadi kelemahan Bank Lampung,” ungkapnya.

Kemudian, Anggota Komisi III DPRD Lampung ini menyampaikan, Bank Lampung terlalu mengedepankan pegawai staf dalam perekrutan pegawai. Padahal, seharusnya pegawai lapangan yang banyak direkrut.

“Seharusnya pegawai lapangan yang dibutuhkan, pegawai kredit, dan pencari nasabah. Inilah yang direkrut. Kalau pegawainya duduk di kantor saja, ya bagimana mau mendapat nasabah,” jelasnya.

Selain itu, Politisi PDIP Lampung ini menilai, Pimpinan Direksi Bank Lampung seharusnya dipimpin orang yang asli dari Lampung.

“Pimpinan Direksi Bank Lampung ini kebanyakan dipimpin dari pihak luar, bukan dari lokal. Ini yang menimbulkan kurang memahami kultur dan budaya masyarakat Lampung, kurang dekat dengan masyarakat Lampung, kurang pintar komunikasi dengan kepala daerah, sehingga banyak kepala daerah enggan untuk berinvestasi besar ke Bank Lampung,” paparnya.

Untuk itu, saat ini pihaknya mengusulkan perpanjangan waktu untuk pansus Bank Lampung. Pasalnya, ada beberapa laporan yang perlu dilengkapi dan dikaji oleh pihak pansus, seperti laporan auditor BPK dan bukti-bukti tertulis dari Bank Lampung.

“Untuk itu, pansus menilai pembahasan ini perlu perpanjangan waktu. Mudah-mudahan secepatnya ini bisa terselesaikan,” tukasnya. (Ramona/Maryadi)