Harianpilar.com, Tanggamus – Polsek Pulau Panggung Polres Tanggamus membeberkan hasil autopsi terhadap jenazah Ferdi Apriliyanto (19), yang sebelumnya dilaporkan keluarganya karena merasa ada yang janggal saat meninggal dan tenggelamnya Ferdi di sungai.
Sebelumnya, Ferdi dilaporkan meninggal dunia karena tenggelam di sungai Sangarus ketika mencari ikan ada November 2017 lalu. Saat itu korban sempat hilang selama beberapa jam dan ditemukan sudah meninggal. Kemudian pihak keluarga langsung memakamkannya pada hari Minggu (19/11/2017) yang lalu.
“Jumat (8/12), kami sampaikan hasil autopsi dari RS Abdul Moelouk Bandarlampung kepada keluarganya dengan kesimpulan bahwa korban meninggal murni disebabkan karena tenggelam,” kata Kapolsek Pulau Panggung AKP Budi Harto mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, S.Ik. M.Si, Sabtu (9/12/2017).
Budi Harto menjelaskan, autopsi dilaksanakan pada Senin (27/11/2017) yang lalu oleh Tim Forensik RSUD Abdoel Moeluk Bandarlampung, dipimpin oleh Kombespol Adang Azhar di TPU Dusun Bringin 4, Pekon Datar Lebuai Kecamatan Pulau Panggung.
“Otopsi dilakukan untuk penyelidikan kematian Ferdi. Sebab pihak keluarga melaporkan adanya kejanggalan setelah Ferdi dimakamkan” jelasnya.
Selanjutnya Budi Harto mengungkapkan, walaupun saat kejadian sampai pemakaman, pihak keluarga dan masyarakat tidak melaporkan,pihak kepolisian dari polsek Pulau Panggung tetap menindak lanjuti laporan dari keluarga korban tersebut.
“Setelah dimakamkan baru keluarga melaporkan dan menduga ada hal lain penyebab kematian selain karena tenggelam. Polsek Pulau Panggung menerima laporan tersebut sebagai pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Peristiwa tenggelamnya Ferdi, kata Kapolsek, terjadi pada Minggu (19/11/2017) korban bersama empat temannya, Kardiman (46), Dwi Karsono (20), Tukirin (37) dan Paino (35) ke sungai Sangarus untuk mencari ikan menggunakan setrum listrik berasal dari genset.
“Setelah tiba di sungai dan sudah kurang lebih dua jam mencari ikan, korban tidak terlihat. Sebelum menghilang posisi korban berada di tepian sungai,” tegasnya
Hadir dalam kegiatan pelaksanaan penyampaian hasil otopsi tersebut Camat Air Naningan, Kepala Pekon Datar Lebuay, Kadus beringan IV pkon datar lebuay, keluarga Ferdi, Bhabinkamtibmas Pekon Datar Lebuay, Kanit Reskrim beserta anggota, Kanit Intelkam Kanit Bhabinkamtibmas. (Agus/Mar)









