oleh

Dispar Tanggamus Gelar Pelatihan Pokdarwis

Harianpilar.com, Tanggamus – Dinas Pariwisata (Dispar) Tanggamus gelar pelatihan ekonomi kreatif bagi para kelompok sadar wisata (Pokdarwis) di berbagai kecamatan yang telah membentuk Pokdarwis. Di Hotel 21 Gisting Kabupaten setempat, Selasa (5/12/2017).

Menurut Kepala Dispar Tanggamus, Rento Noviana Damayanti menyampaikan kegiatan tersebut bertujuan untuk  menumbuhkan serta memotivasi Pokdarwis untuk lebih kreatif, memanfatakan peluang-peluang yang bisa menumbuhkan perekonomian Pokdarwis terlebih Tanggamus merupakan daerah yang mempunyai objek wisata sehingga harus diimbangi dengan ekonomi kreatif.

“Dalam artian, bagaimana wisatawan berkunjung ketempat wisata di Tanggamus membawa souvenir khas Tanggamus, dan merupakan hasil kerajinan tangan kita sendiri,” Kata Retno.

Selanjutnya Retno mengatakan, pelatihan yang nantinya akan dilaksanakan yakni olahan kayu, lalu selanjutnya nanti ada juga jenis olahan lainnya seperti batok kelapa, Pokdarwis yang datang pada saat pelatihan di hari pertama yakni, Pokdarwis Kecamatan Kelumbayan, Semaka, Kotaagung Timur hal itu karena kelompoknya sudah terbentuk, untuk itu perlu ditingkatkan ide kreatif sehingga kedepan wisata Tanggamus lebih diminati dan didatangi oleh banyak wisatawan.

“Total Pokdarwis kita ada 16, dan pelaksanannya digelar selama empat hari, yang nantinya secara bergantian dilaksanakan, dan diikuti 25 Pokdarwsi, dan tiap kecamatan empat hingga tiga anggota,” ujarnya.

Retno mengimbau agar masyarakat dan Pokdarwis dapat memanfaatkan potensi wisata yang telah dikelola, untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat sehingga semakin sejahtera.

“Kekaayaan alam di Tanggamus, baik pantai, air terjun dan lainnya sudah tidak perlu disangsikan lagi keindahannya, seperti pantai teluk kiluan, Kecamatan Kelumbayan misalnya, setiap hari libur wisatawan menuju ke tempat tersebut, untuk melihat keindahannya, begitu juga dengan objek wisata yang lainnya juga menjadi tujuan wisatawan untuk datang ke Tanggamus, namun hal tersebut kurang di manfaatkan oleh warga sekitar,” pungkas Retno. (Agus/Mar)