Harianpilar.com, Bandarlampung – Kepala Pusat Komunikasi (Kapuskom) Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI Brigjen TNI, Totok Sugiharto mengatakan PT Daya Radar Utama (DRU) yang telah menciptakan 400 unit kapal laut dengan berbagai tipe dan ukuran.
Totok Sugiarto menjelaskan PT DRU merupakan salah satu Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) yang telah membuat 400 unit kapal termasuk kapal perang.
“Lampung memiliki perusahan kapal terbesar, hasil yang telah dimiliki PT DRU sudah diakui dunia, baik kualitas maupun kuantitasnya,” jelasnya di kantor PT DRU, Rabu (29/11/2017).
Salah satu produk kapal perang untuk pemenuhan alutsista yang telah diselesaukan dan diserahkan kepada TNI adalah KRI Teluk Bintuni 520 pada Juni 2015 lalu.
Totok mengatakan, saat ini PT DRU sedang mengerjakan tiga unit kapal laut tank TNI AL dan satu unit kapal tanker yang akan selesai di tahun 2018 mendatang.
Terpisah, Managing Director PT DRU Wardiyono Suwaryo menjelaskan perusahaan yang dipimpinnya ini merupakan salah satu dari tiga PT DRU. “Berdiri sejak 1972, di Jakarta, Lampung, dan Lamongan,” kata dia.
Saat ini PT DRU Lampung telah memiliki karyawan sebanyak 1154 orang.” Yang bekerja disini semua adalah anak bangsa Indonesia dan tidak ada warga asing satu pun,” jelasnya.
Lalu, ia pun mengungkapkan cita-cita dan harapan dari PT DRU sendiri adalah memiliki daya saing tinggi, dipercaya membangun alutsista TNI jenis combatan, menjadi industri maritim nasional yang profesional dan modern, mendukung program pembangunan pemerintah.
“Tapi sejauh ini perusahaan swasta hanya bisa membuat bahan baku alutsista. Sedangkan yang membuat alutsista adalah BUMN. Swasta tidak boleh berdasarkan Undang-undang, jadi dirasa sulit untuk mewujudkan kombatan,” jelasnya.
Hal itulah yang dia harapkan supaya unsur terkait dapat melakukan rumusan baru terkait undang undang tersebut. “Saya selaku pimpinan unit Lampung mohon kepada seluruh pimpinan unit bangsa eksekutif legislatif yudikatif. Alut kita tidak pernah nongol disana, ya laut kita jadi bancakan bangsa lain,” ungkapnya.
Untuk itu, PT DRU siap mendukung kebijakan stategis nasional, pembangunan daerah, kemandirian bangsa, dan lapangan kerja. “Kami PT DRU siap membuat alutsista,” pungkasnya.
Ditambahkan Direksi PT DRU Wardiyono Suwaryo mengatakan, PT DRU telah menghasilkan kapal tanker dengan kapasitas 17.500 dead weighttonnage, kapal angkut tank, kapal roro hingga 5000 gross tonnage, kapal angkut barang, dan masih banyak.
Dengan pengerjaan kapal perang dan kapal-kapal sipil lainnya, PT DRU dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar galangan karena menyerap ratusan tenaga kerja, serta diharapkan mampu mewujudkan kemandirian alutsista nasional khusunya di sektor kemaritiman. (Fitri/Maryadi)









