oleh

Herman HN Jamin Retaknya Flyover MBK Tidak Membahayakan

Harianpilar.com, Bandarlampung – Walikota Bandarlampung Herman HN menjamin soal dinding flyover di jalan Teuku Umar depan Mall Boemi Kedaton (MBK) yang retak, Herman HN yang retakan hanya kontruksi luar saja, tidak membahayakan.

Walikota Bandarlampung, Herman HN mengatakan penyemenan pada dinding kontruksi flyover dilakukan dua kali, maka dari itu lapisan paling luar dinding terlihat retak.

“Siapa yang bilang retak?, buktikan mana yang retak? orang tolol aja yang bilang itu. Itu karena tukang nyemen dua kali, ada sisa tainya apa itu namanya lebih dikit. Tolol saja yang bilangin itu retak,”ucap singkat cagub Lampung yang diusung PDI Perjuangan itu, Sabtu (4/11/2017).

Diketahui sebelumnya, pembangunan jalan layang (flyover) kelima di Kota Bandarlampung, tepat di depan MBK mendapat kritikan.

Komisi III DPRD Bandarlampung menemukan adanya keretakan pada sambungan beton di dinding flyover.

Hal tersebut terungkap dalam rapat dengar pendapat (hearing) yang digelar di ruang Komisi III DPRD Kota Bandarlampung, Senin (30/10) lalu.
Komisi III pun meminta Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandarlampung mengecek patahan pada konstruksi bangunan flyover.

Menurut Sekretaris Komisi III Achmad Riza, pihaknya menemukan adanya retakan di konstruksi sambungan beton di dinding flyover MBK yang masuk Jalan Teuku Umar, depan Rumah Makan Bumbu Desa.

“Kami minta dinas PU untuk mengecek retakan konstruksi. Ini sebagai antisipasi agar kasus konstruksi flyover yang roboh di Jawa Timur tidak terjadi di Lampung,” kata Achmad Riza dalam hearing bersama Dinas Pekerjaan Umum.

Politisi Gerindra ini juga meminta dinas PU bisa melakukan pengawasaan ketat jalannya proyek flyover, baik di MBK maupun flyover lainnya.

“Termasuk juga mengantisipasi dan mengatasi penyempitan jalan yang ada di sisi kiri kanan proyek,” ujarnya.

Selain di depan Rumah Makan Bumbu Desa, keretakan pada sambungan beton juga terjadi di dinding depan Gang Balau.

Titik retakan kedua ini juga masih sejajar dengan yang pertama, yaitu dinding sebelah kiri flyover dari arah Rajabasa ke Tanjungkarang.
Faktor keamanan konstruksi pembangunan flyover tengah menjadi sorotan.

Hal tersebut setelah flyover tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) di Desa Cukurgondang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, ambruk, Minggu (29/10) pagi. Akibatnya, satu orang tewas dan dua pekerja luka berat tertimpa beton.

Saat ini, progres pembanguan flyover MBK telah mencapai sekitar 50%. Pelaksana lapangan PT Dewanto Cipta Karya Sutarno mengatakan, saat ini pihaknya sedang dalam proses pemasangam girder box. (Ramona/Mar)