Harianpilar.com, Bandarlampung – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama PT Harpindo Mitra Kharisma akan melakukan eksplorasi migas di Kecamatan Way Pengubuan, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng).
Hal tersebut disampaikan Ade Sudjana, Koordinator Lapangan PT Harpindo Mitra Kharisma, di sela-sela dalam acara Sosialisasi Eksplorasi Migas Wilayah Kerja Migas Blok Lampung III, SKK Migas – PT Harpindo Mitra Kharisma di Swiss Belhotel Bandarlampung, Selasa (31/10/2017).
“Rencananya kami akan melaksanakan eksplorasi migas di Lampung dengan cara pengeboran sumur eksplorasi. Untuk lokasi di Kecamatan Way Pengubuan, Lampung Tengah,” ungkapnya.
Menurutnya, pemilihan lokasi tersebut sudah dilakukan sesuai prosedur pemerintah dalam hal ini SKK Migas dengan melaksanakan kegiatan Survei Seismik 2D pada pertengahan 2016 – bulan Februari 2017.
“Langsung dilakukan proses Sesmik (Pendeteksian) dari 2016, dan sekarang kita sedang proses perizinan dan sosialisasi,” ucapnya.
Menurut penuturan Ade sapaan akrab Ade Sujana, pada eksplorasi migas di Lamteng membutuhkan lahan seluas 1 hektar dan melakukan pengeboran disana kurang lebih 1.000 m.
“Untuk dampak kerusakan pada alam sekitar dan lainnya sudah bisa dibuktikan dengan 4 umur sebelumnya, dan ada tahap sosialisasi dengan masyarakat,”ucapnya.
Untuk proses perizinan Amdal, dirinya mengungkapkan sudah clear, dan diawal tahun 2018 ditargetkan sudah bisa mulai dilakukan pengeboran.
“Diharapkan diawal tahun dikwartal 2018 dapat dilakukan pengeboran, tapi kita belum bisa memperkirakan berapa banyak jumlah dan jenis migas apa disana,” tukasnya.
Senada, Kepala SKK Migas wilayah Sumbagsel, melalui humas SKK Migas Sumbagsel, Darwensi menyebutkan pada tahun sebelumnya juga tiga kabupaten di Provinsi Lampung pernah dilakukan eksplorasi, namun hanya Lamteng yang potensinya dinilai paling baik.
“Sudah pernah juga di Lamtim, Lampura pernah di desa Gunung Agung, tapi tidak ada hasil dan terakhir Lamteng. Dari ketiga kabupaten itu cuma Lamteng yang saat dilakukan sesmik, potensinya yang paling terbaik,” terangnya.
Jika sudah semua proses terlaksana, pemerintah pusat baru bisa nanti menaikan tingkat dari eksplorasi menjadi produksi.
Sentara itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mendukung penuh satuan kerja khusus pelaksana kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi (SKK Migas) blok Lampung dalam melakukan eksplorasi migas di Provinsi Lampung.
Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung Ir. Sutono mengatakan pengeksporasian migas di Lampung ini juga harus bisa mendapatkan dukungan penuh, tidak hanya dari pemprov, tetapi juga kabupaten/kota bisa memberikan kesempatan para korporasi untuk dapat melakukan eksplorasi.
“Ini sudah ada korporasi. Jadi, pemerintah memberikan support. Karena penting energi itu untuk wilayah kita Lampung dan nasional untuk memenuhi kebutuhan,”ujar Sutono usai sosialisasi kegiatan SKK Migas-PT. Harpindo Mitra Karisma, Selasa (31/10/2017).
Selain itu, dengan adanya pengeksplorasian migas di Lampung diharapkan tidak hanya bisa memenuhi kebutuhan Lampung dan nasional tetapi juga dapat membantu penyerapan tenaga kerja dan pendapatan daerah.
“Selain memenuhi kebutuhan juga dapat menyerap tenaga kerja dan menambah pendapatan daerah. Walaupun nanti ini milik pusat pasti akan ada dana perimbangan yang dikembalikan ke provinsi yang akan menjadi pendapatan daerah,” ujarnya.
Nanti, pemprov juga akan meminta kepada Bupati Lampung Tengah untuk dapat memberikan izin kepada korporasi SKK Migas yang sedang melakukan eksplorasi di Lamteng.
“Tadi sudah dapat di Lampung Tengah, dari provinsi juga berharap kepada Bupati dan pemerintah Kabupaten Lamteng untuk bisa mendukung dan memberikan kesempatan kepada mereka untuk mencari,” kata dia. (Ramona/Maryadi)









