oleh

Bupati Lampura Minta Warga Jaga Kelestarian Kuliner Tradisional

Harianpilar.com, Lampung Utara – Bupati Lampura, Agung Ilmu Mangkunegara meminta kepada masyarakat agar tetap menjaga kelestarian kuliner tradisional ditengah derasnya bermunculan berbagai macam makanan dari luar negeri.

Sebab makanan kuliner merupakan salah satu jati diri atau ciri khas daerah dan bangsa. Acara ini merupakan momen penting untuk kembali mengingat dan melestarikan makanan tradisional. Karena menurut dia, anak-anak saat ini cenderung tidak mengenal makanan tradisional dan lebih suka terhadap jenis makanan instan dan siap saji yang belum tentu baik kandungan gizi dan citra rasanya,” kata Bupati.

Ketua Nasdem Lampura ini juga berharap dengan adanya perlombaan dan pembukaan kios pemasaran terpadu ini akan menambah kreativitas masyarakat dalam memproduksi jenis panganan dan kerajijan lokal sehingga akan meningkatkan perekonomian masyarakat. “Hendaknya melalui acara ini akan muncul ikon-ikon makanan dan kerajinan daerah yang bisa dibanggakan,” pungkasnya.

Pantauan Ketua Tim PKK  didampingi Bupati, Wakil Bupati dan jajaran pejabat dan unsur Forkopimda menggunting pita peresmian kios pemasaran terpadu serta mencicipi berbagai macam makanan tradisional yang diperlombakan.

Acara tersebut dibuka ketua PKK Kabupaten Lampung Utara (Lampura) Endah Prajawati.

Dia mengatakan produk-produk lokal yang terdiri dari kerajinan dan makanan lokal tersebut diharapkan akan menambah giat perekonomian dan  kesejahteraan masyarakat.

“Salah satu program PKK adalah bagaimana melestarikan makanan lokal  dan berkreasi dalam membuat menu dan jenis makanan tradisional baru. Dan saat ini kami juga akan meresmikan tujuh kios pemasangan bersama untuk produk makanan lokal dan produk kerajinan dimana tempat ini juga akan menjadi sumber oleh-oleh khas kabupaten Lampung Utara,” ujar Endah saat membuka lomba cipta kreasi pangan lokal di halaman kantor PKK setempat, Kamis (8/9/2017).

Kios-kios tersebut akan diisi oleh produk lokal dari 247 desa dari 23 kecamatan yang ada di Lampura. “Kita juga sudah melakukan pelatihan kepada masyarakat khususnya pelaku usaha kecil untuk bisa meningkatkan nilai tambah produknya. Kios-kios ini juga berfungsi memudahkan mereka untuk memasarkan produknya,” terang Endah. (iswant /yoan)