oleh

Yustin Titipkan Generasi Emas Lampung

Harianpilar.com, Bandarlampung – Bunda Paud Provinsi Lampung Aprilani Yustin Ficardo mengharapkan, guru-guru PAUD menjadi ujung tombak untuk menghasilkan anak-anak Provinsi Lampung yang cerdas, solih dan solilah, serta berakhlak mulia.

“Anak-anak Lampung adalah generasi emas, semoga bisa membangun Lampung di masa yang akan dating,” kata Yustin Ficardo pada acara jalan sehat bersama anggota HIMPAUDI se-Provinsi Lampung, di Jalan Dr. Susilo Bandarlampung, Minggu (27/08/2017) pagi.

Jalan sehat dengan Rute Dr. Susilo-Diponegoro-Tugu Adipura-Sudirman-Stadion Pahoman dan kembali ke Depan Mahan Agung Rumah Dinas Gubernur Lampung ini diikuti oleh 600 Guru Paud yang terdiri dari  kabupaten/kota di Provinsi Lampung yaitu Kabupaten Pringsewu, Pesawaran, Lampung Selatan, Waykanan, Pesisir Barat, Tulangbawang, dan Kota Bandarlampung.

Yustin menginginkan HIMPAUDI semakin jaya dan sukses serta memberikan pendidikan terbaik kepada anak usia dini, sehingga generasi emas kebanggaan di Lampung menjadi anak yang soleh soleha, cerdas dan berakhlak mulia.

“Untuk itu saya titipkan anak anak generasi emas Provinsi Lampung di tangan ibu-ibu. Kiranya HIMPAUDI dapat bersinergi dengan program Germas yang dicanangkan Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo,” ujarnya.

Ketua Himpaudi Provinsi Lampung, Citra Persada menjelaskan, acara ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dan kesetaraan guru PAUD. “Kami ingin persamaan atau kesetaraan, tidak ada lagi perbedaan Paud formal maupun non formal, tidak ada lagi perbedaan dalam segi kesejahteraan dan perhatian. Karena disini juga kita memakai kurikulum yang sama, tidak ada yang membedakan,” jelasnya.

Ditambahkannya, hari ini seluruh Indonesia serentak melakukan jalan sehat bersama dengan tujuan melangkah bersama menuju kesetaraan guru Paud nonformal sama dengan guru Paud formal.

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Sulpakar menyatakan meskipun Paud bersifat non formal dan TK dibina secara formal, tapi sesungguhnya kedua lembaga ini mempunyai tujuan yang sama. “Baik Paud ataupun TK sama saja. Bagaimana semua menciptakan anak-anak menjadi anak yang baik, cerdas dan berahlak mulia. Sehingga kedepan punya potensi untuk mengikuti pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan menjadi generasi penerus bangsa,” ujarnya. (*)