oleh

RSUD Ahmad Yani Metro Tarik Biaya Pasien Perserta KIS

Harianpilar.com, Metro – Pasien Kartu Indonesia Sehat (KIS) mengeluhkan pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Achmad Yani Kota Metro. Pasalnya, kendati menggunakan KIS masih dikenakan biaya pengobatan di rumah sakit plat merah tersebut.

NP, warga Kelurahan Yosorejo Metro Timur pasien pemegang KIS menuturkan, berawal pada hari Kamis (24/8/2017) malam dirinya didampingi keluarga mendatangi RSUD A. Yani Metro untuk berobat terkait keluhan rasa sakit di jantung. Setelah mendapatkan pelayanan, pihak RS mengharuskan dirinya di rawat inap, dan tidak diperbolehkan rawat jalan, akan tetapi petugas mengatakan kamar pasien penuh, akhirnya dengan cepat dirinya bersama keluarga langsung mendatangi RS Mardi Waluyo Metro untuk dilakukan perawatan.

“Saya sangat heran, karena sewaktu hendak meninggalkan RSUD A. Yani kami diwajibkan membayar biaya pengobatan sesuai apa yang tercantum di kwitansi pemberian petugas. Setahu kami apabila berobat dengan menggunakan kartu KIS otomatis tidak dipungut biaya, itukan semua sudah ditanggung oleh pemerintah,” bebernya saat di temui dikediamannya, Jum’at (25/8/2017).

“Kami kecewa dengan pelayanan yang ada di RSUD A.Yani Kota Metro, terlebih lagi tentang pembayaran tersebut, bukan masalah nominal uangnya mas. Jadi apa gunanya saya mempunyai Kartu Indonesia Sehat (KIS) ini jika berobat saja masih disuruh bayar,” ketusnya.

Sementara itu, Direktur Utama RSUD A. Yani Metro Erla Andriyati saat dikonfirmasi oleh perwakilan dari Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Metro terkait permasalahan tersebut tidak sedang berada ditempat.

“Ibu nggak ada, sedang melakukan tugas luar,” tutur Security RSUD A. Yani Metro. (Zuli)