Harianpilar.com, Tanggamus – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tanggamus menyatakan pelepasan calon jemaah haji (calhaj) akan dilaksanakan di lapangan Pekon Way Jaha, Kecamatan Pugung, pada 16 Agustus 2017, pukul 01.00 WIB.
Menurut Aswari, Kasi Haji dan Umroh, mewakili Kepala Kantor Kemenag Tanggamus Murdi Amin, pelepasan haji memang dilaksanakan pada tengah malam. Hal ini menyesuaikan jadwal yang sudah ditetapkan Asrama Haji Rajabasa, Bandarlampung agar calhaj Tanggamus tiba pukul 06.00 WIB.
“Dari jadwal penerimaan itu maka diputuskan berangkat pukul 01.00 WIB, sebab pertimbangannya lama waktu perjalanan dan target kami supaya mereka sholat Subuh di Asrama Rajabasa,” katanya, Jumat (4/8/2017).
Selanjutnya Aswari mengakui, memang keberangkatan pada tengah malam baru tahun ini setelah beberapa tahun terakhir pelaksanaan ibadah haji. Alasannya agar rombongan tidak sholat di perjalanan yang tentu akan merepotkan. Sebab rombongan nanti bejumlah 332 jemaah yang diangkut delapan bus. Apabila mereka solat di Asrama Rajabasa maka sama saja sudah sampai tujuan dan pengaturan turun dari bus lebih leluasa tidak terburu-buru.
“Selanjutnya saat sudah sampai di asrama diberikan berbagai perlengkapan dari paspor, visa, gelang tanda pengenal dana leaving cost, uang pengganti pembuatan paspor, dan pengecekan kesehatan terakhir. Dan sampai sekarang semua persiapan sudah beres tinggal waktu berangkat saja, sampai saat ini pun tidak ada masalah yang menghambat,” ujar Aswari.
Aswari menambahkan, jadwal selanjutnya adalah pemberangkatan ke bandara Radin Inten pada pukul 19.00 WIB berlanjut pada penerbangan ke Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 21.00 WIB. Setelah itu baru penerbangan ke Arab Saudi yang nanti akan tiba di Jeddah pada 17 Agustus 2017 dan akan ditempatkan di wilayah Jarwal, Arab Saudi. Calhaj Tanggamus masuk embarkasi Jakarta, nomor kelompok terbang (kloter) 40 Maktab 50.
“Pada tahun ini terjadi peningkatan jumlah jamaah haji dibanding tahun lalu, yang totalnya 337 orang. Rinciannya laki-laki 148 jemaah dan perempuan 189 orang. Di dalamnya jemaah termuda berusia 27 tahun atas nama Triyana Tarmizi Setu, asal Pekon Tanjung Heran Kecamatan Pugung. Sementara jamaah tertua umur 86 tahun atas nama Rohilawati Hamid Halim asal Pekon Tanjung Agung Kecamatan Pugung,” ujarnya.
Terakhir, Aswari menjelaskan untuk ongkos transit daerah (OTD) Pemkab Tanggamus memberikan Rp 2,613 juta perorang. Ongkos tersebut untuk biaya transportasi dari Tanggamus-Bandara Soekarno-Hatta, pergi-pulang.
“Saat ini OTD sudah diberikan ke Kantor Kemenag Tanggamus dan akan ditransfer ke Pemprov Lampung yang fasilitasi berangkat dan pulang jemaah haji,” terang Aswari. (Agus)









