Harianpilar.com, Lampung Selatan – Bakal Calon Gubernur (Balongub) Lampung periode 2019-2024 Arinal Djunaidi mulai menggarap pemilih dari kalangan petani. Arinal menyerap aspirasi dan memohon doa restu untuk memimpin Provinsi Lampung. Melalui acara wayangan, Ketua DPD Partai Golkar Lampung untuk menyosialisasikan berbagai program untuk sektor pertanian.
Seperti saat wayangan di Lampung Selatan, Arinal mengatakan, Lampung Selatan banyak memberikan kontribusi hasil pertanian di tingkat nasional, begitu juga saat Lampung mencapai swasembada pangan tak luput dari peran Kabupaten Lampung Selatan.”Saat ini Lampung nomor 7 penghasil beras tingkat nasional antara lain (peran) Lampung Selatan,” kata dia.
Mantan Kadis Pertanian Lampung ini menyarankan pada warga Lampung Selatan khususnya, untuk terus menanam serta secara bersama pemerintah mewaspadai hama yang dapat menghidari panen. Kemudian lanjut dia, warga dan pemerintah bersama-sama memperbaiki saluran irigasi. “Karena irigasi yang menjadi faktor produksi,” ucapnya.
Sebelum ke Lamsel, Arinal juga melakukan safari Rembuk Desa di Wonosobo, Kebupaten Tanggamus. Rembuk desa merupakan agenda Partai Golkar Lampung untuk menyerap harapan masyarakat.
Selain menyerap apa yang menjadi keinginan masyarakat, dalam Safari Rembuk Desa, Arinal yang didampingi pengurus Partai Golkar menyampaikan apa yang menurutnya dapat mempercepat peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
Masyarakat berharap Arinal dapat mengoptimalisasi sumber daya alam di kabupaten mereka. Kekayaan alam serta potensi yang dimiliki Kabupaten Tanggamus lebih dari cukup. Ironisnya, justru Tanggamus masih tertinggal dibandingkan daerah lain di Lampung.
Partai Golkar Lampung menggelar rembuk desa/pekon/kampung tahap pertama ke 15 kabupaten/kota se-Lampung untuk menyerap aspirasi masyarakat dalam percepatan pembangunan sekaligus menyambut pemilu (pilkada, pileg, dan pilpres) mulai Agustus 2018.
Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu DPD Golkar Provinsi Lampung,Tony Eka Chandra, mengatakan, tahap awal ini ada 45 titik atau lokasi rembuk desa. Setiap kabupaten/kota masing-masing tiga titik.
Menurut Tony, rembuk desa merupakan bentuk pengabdian Golkar Lampung Lampung yang dinahkodai Arinal Djunaidi kepada masyarakat untuk berdialog, menyerap, menampung aspirasi, ide dan gagasan untuk diperjuangkan dan direalisasikan demi percepatan kemajuan Provinsi Lampung.
“Saat ini kecepatan mesin DPD Partai Golkar Lampung beserta jajaran bergerak penuh dan total, ibarat kecepatan sebuah kendaraan sudah mencapai pull speed,” pungkasnya.(Maryadi)









