oleh

Baru Dizaman Ridho Gedung Meneng ‘Terang Benderang’

Harianpilar.com, Bandarlampung – Masyarakat Gedung Meneng Kabupaten Tulangbawang puluhan tahun mendambakan penerangan listri. Namun, baru di zaman Gubernur Lampung M Ridho Ficardo harapan itu terpenuhi. Gubernur Lampung melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menerangi wilayah itu melalui Pembangkit Listri Tenaga Surya (PLTS)

“Rasanya seperti baru merdeka ada listrik di desa kami, karena sebelumnya gelap terus. Belum pernah ada listrik dari sejak desa ini ada. Ya dari sebelum Indonesia Merdekalah itulah. Memang sebelumnya warga pernah mengusahakan secara mandiri tapi tidak berhasil. Terus Pak Gubernur membangun PLTS disini. Kami sangat berterimakasih dan mendukung program-program pembangunan Pak Ridho. Ingin jumpa rasanya kami dengan beliau,” ujar Azhar Bambang, salah satu tokoh masyarakat Gedung Meneng, Tulangbawang, baru-baru ini.

Menurut Azhar Bambang, masyarakat sangat bersyukur dengan adanya PLTS itu. Sebab listri telah menjadi kebutuhan mendasar masyarakat, dan pastinya akan menggerakkan roda perekonomian masyarakat juga.

Pembangunan PLTS di Desa Gedung Meneng telah dimulai pada Tahun Anggaran 2016 dan selesai dikerjakan tahun 2017 ini. Dalam kegiatan serah-terima PLTS antara Pemerintah Provinsi dan masyarakat setempat, Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo yang diwakili oleh Kepala Dinas ESDM Provinsi Lampung, Prihatono G. Zain, menyatakan bahwa pembangunan PLTS adalah sebagai bentuk perhatian Khusus Pak Gubernur kepada wilayah-wilayah yang belum memungkinkan mendapat jaringan listrik.

“Pembangunan PLTS ini adalah sebagai perhatian khusus Pak Gubernur terhadap wilayah-wilayah yang memang masih belum memungkinkan di jangkau oleh jaringan listrik PLN, maka dengan bantuan PLTS ini diharapkan visi beliau untuk menjadikan Lampung sebagai daerah yang maju dan sejahtera dapat terwujud,” jelas Prihartono.

Gubernur Ridho berpesan agar masyarakat dapat menjaga dan memelihara secara baik aset dan peralatan yang telah dibangun dengan baik agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. Adapun PLTS yang dibangun di desa Gedung meneng ini mempunyai kekuatan 50 KWP dan telah salurkan melalui tiang-tiang jaringan listrik yang dibangun secara bergotong royong ke 300 rumah penduduk. Tidak sampai disitu, untuk melatih kemandirian masyarakat desa dalam mengelola PLTS tersebut, Dinas ESDM Lampung telah mengirimkan dua orang warga setempat untuk mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Teknis PLTS Terpusat bagi pengelola, ke Jakarta pada tanggal 16 sampai 22 juli 2017. Dari 16 peserta se-Indonesia yang mengikuti Diklat tersebut, perwakilan dari PLTS Desa Gedung Meneng keluar sebagai peserta terbaik dan memperoleh predikat nilai “Memuaskan”.

Ari Iskandar Aji Putra salah seorang pengelola PLTS desa Gedung Meneng menyatakan sangat berterimakasih atas bantuan Gubernur M. Ridho Ficardo yang telah membangun PLTS di desanya. Terlebih dengan mengutusnya ke diklat pengelola PLTS.

“Terimakasih Pak Ridho, kami sekarang bisa merasakan listrik seperti daerah-daerah yang lainnya, apalagi saya dikasih kesempatan untuk mengabdi kepada masyarakat desa dengan menjadi pengelola PLTS ini.” Ujarnya.

Hal serupa di sampaikan A.Syarifudin selaku Sekdes yang meyatakan sangat terbantu dengan adanya PLTS tersebut.
Sebelum melakukan serah-terima PLTS dengan Masyarakat, Dinas ESDM Lampung telah melakukan sosialisasi penyebarluasan informasi penghematan pemakaian listrik di Desa Gedung Meneng selama 2 hari dari tanggal 26 -27 Juli 2017.

Dari seluruh desa di Provinsi Lampung, 16% diantaranya adalah desa yang belum berlistrik. Desa Gedung Meneng adalah desa yang beruntung karena mendapat kesempatan pertama pembangunan PLTS.

Untuk selanjutnya akan ada 3 desa lagi di tahun 2017 yang mendapatkan bantuan pembangunan PLTS, yaitu di Pahawang, Punduh Pidada, dan Lumbok Seminung.(Rls)