oleh

Pesawaran Bangun Mapolres Termegah di Indonesia

Harianpilar.com, Pesawaran – Kapolda Sudjarwo mengatakan bahwa Mapolres Pesawaran satu satunya Mapolres termegah di Indonesia dan dapat menjadi Mapolres percontohan diseluruh Indonesia, karena Mapolres ini akan di desain seindah dan semegah mungkin sesuai dengan master plannya.

Kapolda yang berbintang dua ini berharap dengan dibangunnya Mapolres yang begitu indah juga indah pelayanan terhadap masyarakat di bumi andan jejama ini.

“Selain perkantoran akan dibangun juga taman serta waduk yang nantinya bisa untuk rekreasi. Dan selain itu masyarakat juga dapat mancing di Mapolres Pesawaran,” ujar Kapolda Lampung Irjen Polisi Drs. Sudjarwo,

pada peletakan batu pertama pembangunan Mapolres Pesawaran, di Desa Wiyono, Kecamatan Gedongtataan, Selasa (09/05/2017).

Mapolres Pesawaran dibangun diatas tanah hibah Pemda Pesawaran dengan luas tanah 10,1 hektar.

Tampak hadir dalam acara tersebut Kapolres Pesawaran AKBP Syarhan, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Ketua DPRD M. Nasir, Forkopimda, serta tamu undangan lain.

Sementara itu Bupati Dendi berharap dalam sambutanya dengan adanya Mapolres ini diharapkan pelayanan maupun kenyamanan serta rasa aman dimasyarakat dapat lebih baik dan terjamin lagi.

“Dalam pembanguan Mapolres berawal dari perbincangan antara Kapolda dan Bupati pada bulan Desember tahun 2016 yang lalu dan Alhamdulillah dengan cepat dapat terealisasi dan terlaksana. Selain hibah tanah seluas 10,1 hektar, Pemda Pesawaran juga menganggarkan Rp1,5 miliar dalam APBD untuk pembangunan kantor dan musollanya. “Selebihnya seperti perumahan Kapolres dan wakil serta kasat dan sarana lain menggunakan anggaran dari dana Polda Lampung,” papar Bupati Pesawaran,  Dendi R.

Kemudian katanya (Dendi R), dengan dibangunnya Mapolres Pesawaran, kiranya dapat memberikan semangat motivasi kepada jajaran kepolisian untuk dapat memberikan pelayanan dan pengayoman dan perlindungan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat. Sehingga tercipta rasa aman dan damai (kondusif) diwilayah Kabupaten Pesawaran.

“Kebutuhan akan terwujudnya stabilitas Kamtibmas yang kondusif tentunya tidak hanya menjadi keinginan dari aparat penegak hukum, dalam hal ini Polri, tetapi juga bagi masyarakat itu sendiri.

Dendi meninginkan antara masyarakat dan Polri terjalin hubungan yang sinergis dalam mengupayakan terwujudnya kondisi Kamtibmas yang stabil, sehingga dapat mendukung pembangunan nasional menuju masyarakat yang adil dan makmur, spiritual dan material, sehingga harapan aparat Polri untuk menjaga dan memelihara Kamtibmas tanpa adanya dukungan masyarakat adalah tindakan sia-sia,” ujar dia. (Fahmi/Mar)