Harianpilar.com, Bandarlampung – Sebanyak 132 kader PKS Lampung mengikuti Sekolah Kepemimpinan Partai (SKP) level 3 di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Jalan Baypas, Rajabasa, Bandarlampung, Sabtu (15/4/2017).
Presiden PKS, Sohibul Iman mengatakan SKP ini bertujuan untuk meningkatkan kepemimpinan di lingkungan PKS. “Kegiatan ini diperuntukan bagi ketua-ketua DPD dan bidang di DPW,” ujarnya.
Dia mengharapkan para peserta bisa menjadi pemimpin yang bisa mengelola partai dengan baik. “Supaya PKS menjadi lebih baik dan ini sesuai dengan amanat Munas PKS,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu dia ingin menerapkan good politic government, yakni pengelolaan partai yang lebih bagus. “Kita harapkan orang-orang yang mengikuti SKP ini adalah orang-orang yang siap, ketika ada konstestan pilkada, entah itu pileg atau pilkada, mereka siap menjadi calon-calon pemimpin yang baik,” harapnya.
Terkait kurikulum, Sohibul menjelaskan, para peserta diberi penguatan terkait nilai-nilai dasar PKS. “Kedua kita beri meteri tentang ketataannegaraan di Indonesia. Dan ketiga, sejarah Indonesia, bahkan sejarah Lampung. Kemudian pemahaman tentang konsensus ke Indonesiaan dan kebhinekaan tunggal ika,” jelasnya.
Dalam konteks kepribadian sendiri, menurutnya, seorang pemimpin harus humanis atau friendly, tegas dalam hal kepemimpinan. “Jadi dua hal ini harus seimbang, jika hanya friendly tidak tegas ya susah juga, bahkan sebaliknya, jika hanya tegas tetapi tidak humanis, kesannya galak,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua DPW PKS Lampung Ahmad Mufti Salim mengatakan Sekolah Kepemimpinan Partai (SKP) adalah salah satu instrumen bagi pengurus partai untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan yang disiapkan struktur dari level pusat hingga daerah, seperti yang akan digelar Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lampung.
“Sekitar 130an peserta yang berasal dari unsur pengurus inti DPW PKS Lampung dan pimpinan di DPD PKS se Lampung akan hadir mengikuti SKP ini,” kata Mufti.
Disamping sifatnya wajib, SKP ini juga memiliki kurikulum yang sangat menunjang performance kepemimpinan pengurus PKS. “Materi yang menjadi menu bagi peserta diantaranya Konsepsi PKS sebagai Partai Dakwah, Etika Pejabat Publik dan lain sebagainya,” ungkapnya. (Fitri/Mar)









