Harianpilar.com, Bandarlampung – Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo terus menggenjot Pembangunan Ketahanan Energi Daerah Lampung, hal itu di lakukan dalam rangka “Menuju Lampung Terang 2019”. Upaya Gubernur termuda di Indonesia itu dibuktikan dengan diresmikannya pengoperasian pembangkit Mobile Power Plant Tarahan 4×25 MW di Provinsi Lampung, Sabtu (18/3/2017).
Dengan target pertumbuhan ekonomi Lampung di atas 5,5%, Ketua DPD Partai Demokrat Lampung itu menyatakan Provinsi Lampung membutuhkan energi yang cukup besar guna menunjang kegiatan-kegiatan masyarakat industri, bisnis maupun rumah tangga.
Demikian pula halnya dalam rangka mendorong percepatan pembangunan dan sektor-sektor unggulan di Provinsi Lampung seperti sektor pariwisata diantaranya, sangat membutuhkan pasokan energi khususnya bagi hotel dan kawasan pariwisata unggulan lainnya.
“Dengan bertambahnya pasokan daya listrik saat ini memang belum sepenuhnya kemampuan kelistrikan Provinsi Lampung dapat dikatakan aman, akan tetapi dengan beroperasinya pembangkit Mobile Power Plant 4×25 MW ini telah menunjukkan keseriusan kita dalam rangka mewujudkan pembangunan berkelanjutan bagi Provinsi Lampung dengan menggunakan energi hijau yang ramah lingkungan”, ujarnya.
Ridho menilai bahwa perkembangan dan kemajuan kelistrikan di Provinsi Lampung tidak terlepas dari kerjasama antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, PT. PLN dan jajaran stakeholder terkait lainnya. Dimana saat ini Rasio Elektrifitas Provinsi Lampung tahun 2016 berkisar kurang lebih 84%.
Bahkan pihaknya juga terus menggejot pembangunan pembangkit listrik tenaga uap dengan memanfaatkan potensi batubara oleh PT. Bukit Asam dan potensi gas negara oleh PT. Perusahaan Gas Negara serta berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat terkait upaya membangun pembangkit listrik dan energi baru terbarukan sesuai potensi daerah untuk pencapaian target nasional 23% pada tahun 2025.
“Pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah merupakan hal yang penting untuk disinergikan bersama Pemerintah Pusat dan stekholder lainnya di dalam mendukung rencana pemgembangan dan pembangunan kelistrikan di Provinsi Lampung. Saya harapkan sinergisitas inilah yang dapat menjadi kunci kesuksesan kita bersama dalam rangka “Menuju Lampung Terang 2019″ dan target nasional 23% pada 2025”, tambahnya.
Terakhir, Gubernur juga menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang telah mampu bekerjasama dan berusaha menjadikan Provinsi Lampung sebuah Provinsi yang mempunyai kemampuan dan ketahanan energi secara mandiri.
“Dan kepada masyarakat Provinsi Lampung, Saya menghimbau mari pergunakan listrik secara hemat dan bijak”, pungkasnya. (Minton M/Maryadi)









