Harianpilar.com, Bandar Lampung – Pusat Studi Konstitusi dan Perundang-undangan Universitas Bandar Lampung (PSKP UBL) bakal menyelenggarakan lomba debat mahasiswa-science debate (LDM-SD) se-UBL 2017, dengan tema “Revolusi Mental Mahasiswa Sebagai Generasi Muda untuk Mewujudkan Indonesia yang Berkarakter”.
Ulfatun, yang juga menjadi salah satu panitia tegaskan alasan diadakan kegiatan tersebut, untuk menumbuhkan nilai, dan karakter mahasiswa yang berkualitas. Serta, dapat matang dalam berbagai kompetisi debat ilmiah, ditingkat lokal, domestik, regional, maupun nasional.
“(Lomba) ini juga sebagai langkah kita (PSKP UBL) untuk menggandeng seluruh mahasiswa (semua fakultas dan prodi) untuk berpartisipasi dalam kegiatan debat mahasiswa bergengsi ini,”ujarnya di booth pendaftaran, pondok (gazebo) taman golden star, Gedung B, Kampus A, Drs. H. RM. Barusman UBL, Selasa (14/3/2017).
Ditambahkan, peraih 6 besar Sriwijaya Science Debate (SSD) 2016 ini LDM-SD UBL merupakan kegiatan perdana yang dilakukan salah satu unit kerja dibawah Fakultas Hukum (FH) UBL.
Meski demikian, Ulfatun optimis langkah yang dilakukan PSKP UBL sebagai lembaga penunjang akademik kampus, melalui kegiatan ini mampu untuk mencari, melahirkan, mematangkan dan mengembangkan para mahasiswa bibit unggul dibidang debat ilmiah.
“Tujuan utama kegiatan ini, guna mencetak generasi prestasi dan mencari kaderisasi debaters terbaik di UBL. Untuk diseleksi lagi sebagai perwakilan yang nantinya akan mewakili kampus diajang nasional, seperti yang terdejat Lomba Debat Konstitusi Mahkamah Konstitusi 2017,”ujarnya.
Sedangkan panitia lainnya, Robinson membeberkan LDM-SD UBL memang baru diadakan ditingkat kampus UBL. Namun, tidak menutup kemungkinan dibeberapa tahun kedepan, kegiatan ini bisa dikembangkan partisipasi dan level evennya ditingkat kabupaten/kota dan provinsi Lampung, maupun hingga regional Sumatera.
Terkait perihal teknis untuk pendaftaran peserta, sudah dibuka sejak 14-27 Maret 2017 dibooth pendaftaran. Selain itu, peserta debat harus berupa tim debat dengan satu tim berisi tiga mahasiswa. “Satu tim ketiganya boleh sama fakultas, jurusan (prodi) bahkan angkatannya. Atau bisa saling beda sama sekali. LDM-SD ini hanya terbuka buat semua mahasiswa (UBL) aktif,”ujarnya.
Panitia lainnya, Resva tambahkan tiap tim harus mengirimkan satu paper essay ilmiah, berisi 500 karakter kata atau 2-3 halaman microsoft word, dengan ukuran font 12.”Tema tulisan diangkat harus sesuai tema besar acara, namun aspek studi kasusnya harus sesuai data, dan fakta. Termasuk menyikapi fenomena sosial, termasuk topik hangat dimedia massa dan masyarakat,”terangnya.
Yogi Fila Fardi melengkapi dengan berharap animo mahasiswa UBL mengikuti perlombaan ini harus tinggi. Pasalnya, selain sebagai ajang lomba debat prestisius ditingkat universitas. Para pemenang dapat mewakili kampus ‘Solution for present and future’ ke lomba debat tingkat nasional.
“Buat kalian seluruh mahasiswa UBL. Tidak rugi kok ikut lomba ini, karena dengan membayar pendaftaran Rp. 50 ribu, ditambah paper essay. Para tim peserta semua berkesempatan besar mendapat reward (hadiah) sertifikat, tropi (piala) dan hadiah uang tunai, jutaan rupiah,”ajakannya.
Salah satu dosen pembimbing PSKP UBL, Rifandy Ritonga, SH, MH berharap dengan LDM-SD UBL 2017 dapat menjadi ajang penyaringan dan penyatuan peranserta antar fakultas dan prodi dalam membentuk bibit unggul mahasiswa dibidang debat ilmiah.
“UBL memiliki basis ilmu beraneka ragam dengan implementasi tridarma perguruan tinggi tak terbatas. Segala hal (ilmiah) ini bisa diperdebatkan dalam forum resminya, dan kami (PSKP) menyediakan melalui ajang ini (LDM-SD UBL),”tukas Sekretaris Program Studi (Sekprodi) Ilmu Hukum, FH UBL ini. (Mar)









