Harianpilar.com, Bandarlampung – Genap setahun Kabupaten Waykanan di pimpin oleh H. Raden Adipati Surya, SH. MM dan Wakil Bupati Drs. H. Edward Antony, MM sejak dilantik pada 17 Februari 2016 lalu. Begitu usai dilantik, pasangan politisi dan birokrat ini langsung meniti anak tangga menujuk Waykanan maju dan berdaya saing 2021 sebagai tujuan yang hendak di capai.
Lantas apa saja yang telah di lakukan keduanya di setahun pertama kepemimpinannya? Surat Kabar Harian Pilar dan harianpilar.com berupaya menyajikan apa saja program yang telah, sedang dan akan dilakukan, sekaligus menyampaikan berbagai kritik dan saran dari banyak pihak.
Meski baru setahun memimpin Kabupaten Waykanan, banyak program pembangunan yang telah di jalankan oleh Adipati dan Edward. Selain penataan birokrasi, perluasan jaringan listrik, dan mendorong kedaulatan pangan, pasangan Bupati dan Wakil Bupati Waykanan Adipati dan Edward juga telah membangun dan memperbaiki infrastruktur jalan dan jembatan, serta mendongkrak kesejahteraan masyarakat lewat pengembangan pariwisata.
Dalam satu tahun memimpin sedikitnya 600 kilometer jalan poros telah di perbaiki. Adipati memfokuskan perhatian pada pembangunan jalan poros karena jalan poros merupakan jalan yang menjadi urat nadi transportasi masyarakat khususnya mengakut hasil pertanian.
Pembenahan jalan poros secara massif diharapkan mampu memperbaiki kondisi perekonomian masyarakat yang pada akhirnya akan menciftakan kesejahteraan. Tak sampai disitu, untuk mempercepat peningkatan ekonomi rakyat, Adipati juga giat mengembangkan sektor pariwisata. Salah satunya mengembakan wisata air terjun putri malu yang berada di Kampung Juku Batu Kecamatan Banjit. Keindahan Air terjun putri Malu merupakan salah satu potensi yang akan dijadikan ikon pariwisata di Kabupaten ini, untuk mempromosikan keindahan air terjun Putri Malu tersebut Raden Adipati Surya mengajak beberapa stasiun Televisi swasta berkunjung ke air terjun yang berjarak 45 Kilometer dari Kecamatan Blambangan Umpu itu.
Peningkatan sektor pariwisata yang ada didaerah ini untuk mensinergikan program pemerintah daerah dengan pemerintah pusat yang tercantum dalam nawa cita sembilan agenda prioritas pemerintahan Jokowi-Jk yakni Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik salah satunya sektor pariwisata.









